Postingan

Menampilkan postingan dengan label Financial

Lima Tantangan Ramadan yang Ingin Aku Jadikan Kebiasaan

Gambar
Tiap bulan ramadan tiba rasanya senenggg banget. Seneng karena masih diizinkan Allah SWT ketemu sama bulan ramadan lagi. Waktu bergulir, kira-kira udah sekitar setengah jalan dari bulan ramadan ini kita lalui. Semoga kita makin dimudahkan dalam menjalankan ibadah puasa, aamiin. Bulan ramadan biasanya identik dengan momen memperbaiki dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. Nah selain memperbaiki dan memperbanyak ibadah, tahun ini aku juga bikin lima tantangan ramadan yang ingin aku lakukan. Harapannya semoga dari tantangan tersebut bisa terbentuk jadi kebiasaan baik dan bernilai ibadah yang tetap aku lakukan setelah bulan ramadan selesai nanti, aamiin.

[TRAVELING ON BUDGET] Main ke Semarang, Jepara, dan Karimunjawa

Gambar
Berawal dari meet up bareng dua temen SMA-ku waktu akhir tahun 2022 lalu, muncul deh niat pengen traveling lagi.   Buka kalender nyari tanggal merah yang deketan sama weekend biar bisa main sepuasnya tanpa harus ambil cuti/izin lama. Awalnya mau tanggal 18 Mei yang artinya aku harus izin bolos kerja tanggal 19 Mei-nya. Tapi ternyata ditanggal tersebut salah satu temenku nggak bisa ambil cuti. Akhirnya kita mundurin ke tanggal merah lainnya yaitu 1 Juni yang ternyata tanggal 2 Juni-nya cuti bersama, sementara 3-4 Juni memang hari libur karena jatuh dihari Sabtu dan Minggu. Yeay, alhamdulillah berarti bisa traveling tanpa harus izin bolos kerja.

Makin Melek Inklusi dan Literasi Keuangan Bersama Home Credit #BisaJadiJADIBISA

Gambar
Menutup bulan Oktober dengan sharing tentang acara keuangan yang aku ikuti beberapa hari yang lalu. Yups , Kamis, 27 Oktober 2022 yang bertepatan dengan Hari Blogger Nasional kemarin aku abis ikut acara Blogger Gathering bareng Home Credit . Tema yang dibahas udah pasti nggak jauh-jauh dari keuangan dong, yakni tentang inklusi dan literasi keuangan. Btw, pasti temen-temen udah pada tau juga dong kalo setiap bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Inklusi Keuangan .

Aplikasi InvestasiKu : Kemudahan Belajar dan Berinvestasi Dalam Satu Aplikasi

Gambar
Lagi pengen bernostalgia ke jaman masih Sekolah Dasar (SD). Dulu sekitar tahun 1996 inget banget waktu kelas 1 SD uang jajanku Rp 300 aja, kemudian baru naik saat kelas 3 SD jadi Rp 500. Cukup buat jajan? Cukup dong. Bisa jajan ciki, gorengan, kue-kue, sampe jajan es teh tapi aku nggak bisa jajan es teh karena nggak diizinin jajan es sama orangtua (curhat, wkwk).

PIP UMi Bantu Berdayakan UMKM Lapisan Terbawah di Indonesia

Gambar
Pandemi ini udah dua tahun aja. Kalo diingat-ingat kembali saat awal pandemi gimana reaksi temen-temen saat itu? Kalo aku udah pasti kaget. Kemudian bercampur sedih bukan hanya karena banyak banget masyarakat yang terkena Covid-19, tapi juga ternyata berdampak ke aspek lainnya seperti pekerjaan, bisnis, dan lain sebagainya. Dampak pandemi ini emang dahsyat banget ya. Bagi masyarakat yang bekerja banyak banget yang dikurangi jam kerjanya hingga udah dipastikan gajinya pun berkurang, bahkan yang lebih sedih lagi banyak juga masyarakat yang dirumahkan secara tiba-tiba. Sementara itu bagi masyarakat yang memiliki usaha pun sama, omzetnya lambat laun berkurang, bahkan nggak sedikit juga yang akhirnya gulung tikar.

Pengalaman Belanja Produk Nestle di Aplikasi Alfagift, Banyak Banget Keuntungannya!

Gambar
Pernah ngalamin nggak sih di suatu waktu ternyata ada produk yang harus dibeli saat itu juga tapi ternyata kita nggak bisa keluar rumah? Aku banget nih beberapa hari yang lalu ngalamin itu. Sekitar jam 20.00 malam tiba-tiba baru inget ada yang harus dibeli. Sebenernya depan komplek rumahku ada minimarket Alfamart, tapi karena waktu itu menurutku udah cukup malem dan nggak ada yang bisa nganter aku juga, akhirnya nggak jadi keluar rumah. Tapi aku nggak mau nyerah gitu aja, langsung deh nyari info di sosial media siapa tau bisa belanja online juga di Alfamart. Bagai gayung bersambut, ketemulah aplikasi Alfagift .

#BeraniBaik : Sempurnakan Ibadah Akhir Tahun Bersama Dompet Dhuafa

Gambar
Tahun 2021 udah tinggal satu bulan lagi aja nih. Biasanya menjelang akhir tahun jadi momen untuk evaluasi berbagai hal selama satu tahun terakhir, salah satunya tentang keuangan. Pas banget nih beberapa hari yang lalu aku sempet baca postingan yang bahas tentang evaluasi keuangan tahunan. Di postingan tersebut ditampilkan beberapa ceklis untuk mengevaluasi keuangan kita, diantaranya “Apa dana darurat kita tetep aman?” , “Apa aset kita bertambah?” , dan lain-lain. 

Live Streaming SOBATKU : Berbagi Hadiah di Tengah Pandemik

Gambar
Semenjak Bulan Maret lalu pemerintah telah menerapkan peraturan agar masyarakat melakukan segala aktivitas dari rumah. Peraturan tersebut diterapkan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona yang tengah melanda Indonesia saat ini. Dampaknya, segala kegiatan yang harusnya dilakukan secara offline jadi tertunda. Ditambah lagi dengan peraturan PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar) yang mulai diterapkan beberapa minggu terakhir ini.

UMKM Tembus Pasar Global Bersama YULIBU.COM

Gambar
Di tengah pesatnya kemajuan era digital seperti saat ini, rasanya setiap orang semakin mudah melakukan segala urusannya, termasuk urusan berbelanja. Jika dahulu transaksi jual beli dilakukan dengan cara tatap muka, sekarang udah nggak harus seperti itu lagi. Bahkan di era digital yang semakin maju ini, seseorang bisa mendapatkan barang yang dia inginkan tanpa harus jauh-jauh pergi ke tempat asal barang tersebut dijual. Semuanya bisa dilakukan secara online. Nggak hanya kemudahan untuk para konsumen aja, tapi kemajuan era digital saat ini dapat dirasakan oleh para pelaku usaha juga. Pesatnya kemajuan era digital saat ini dapat mempermudah para pelaku usaha untuk memasarkan produk yang mereka jual ke pasar yang lebih luas lagi. Cakupannya nggak hanya calon pelanggan dalam satu kota yang sama, tapi bisa sampai keluar negeri. Gimana caranya? Terlebih jika usaha yang dijalankan para pelaku usaha tersebut masih dalam skala kecil seperti UMKM. Sebelumnya, tentu udah nggak asing l...

FUNancial : Tips Mengelola Keuangan Seperti Yang Kamu Mau

Gambar
Adakah yang masih ingat dengan impiannya sesaat setelah lulus kuliah? Biasanya saat itu ekspektasi tentang impian-impian masa depannya masih tinggi banget. Katakanlah usia 21 tahun lulus kuliah kemudian dapet kerjaan yang bagus sesuai passion, usia 25 tahun kerjaan aman dengan kondisi keuangan yang stabil, usia 30 tahun kerjaan makin aman bahkan udah punya jabatan dengan kondisi keuangan yang makin stabil ( read: mulai kaya raya, haha ) kemudian setelah itu udah mulai punya asset, dan seterusnya. Itu tadi contoh yang impiannya punya kerjaan bagus di perusahaan, nah kalo yang impiannya berbisnis? Mungkin ekspektasi tentang impiannya selulus kuliah adalah merintis bisnis kecil-kecilan yang sesuai dengan hobinya nan berjalan mulus kemudian makin lama bisnisnya makin berkembang dan menjadi besar. Ya namanya juga ekspektasi, pasti mikirinnya yang indah-indahnya aja kan? Baik yang bekerja maupun yang berbisnis pengennya semua berjalan lancar tanpa hambatan seperti yang kamu mau . Na...

Wake Up! Wakaf Dompet Dhuafa : Berwakaf Nggak Seribet yang Aku Bayangkan

Gambar
Apa yang terlintas pertama kali dalam pikiran teman-teman ketika mendengar kata “wakaf” ? Hanya bisa dilakukan oleh orang kaya alias banyak uang, pemberi wakaf sudah dipastikan berusia lanjut, harta atau aset wakaf harus berjumlah besar, dan bentuknya biasanya seperti tanah kosong yang digunakan untuk pemakaman (hmm.. ngomongin pemakaman kok jadi serem ya) . Itu yang pertama kali terlintas dalam pikiranku dahulu. Ribet banget ya pikiranku waktu itu. Sebenernya apa sih yang dimaksud dengan wakaf? Wakaf adalah sedekah jariyah, yakni menyedekahkan harta kita untuk kepentingan umat. Ada banyak organisasi yang mengelola wakaf salah satunya Dompet Dhuafa, pernah dengar? Pasti udah nggak asing lagi dong. Dompet Dhuafa merupakan organisasi nirlaba terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1993, yang mengangkat martabat dan pengabdian manusia dengan memanfaatkan dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf serta dana sosial lainnya baik dari individu, kelompok dan perusah...

Pengalaman Membuat Rekening BCA Tahapan Xpresi

Gambar
Setelah sekian lama mempertimbangkan bikin rekening tabungan baru lagi atau cukup menggunakan rekening tabungan yang udah ada aja, akhirnya bulan Juli lalu aku memantapkan diri untuk menambah satu rekening tabungan lagi. Aku membuat rekening tabungan BCA Tahapan Xpresi dengan pertimbangan transaksi yang aku lakukan selama ini dan kedepannya memang membutuhkan rekening dari bank ini (sebelumnya aku udah punya rekening tabungan BCA Tabunganku, tapi fasilitasnya masih sangat terbatas). Pertimbangan lainnya yaitu rekening tabungan BCA Tahapan Xpresi ini biayanya sangat terjangkau baik saat akan membuka rekening baru maupun biaya administrasi bulanannya, padahal fasilitasnya hampir sama dengan rekening tabungan BCA Tahapan lainnya yang biayanya jauh lebih mahal. Kamis pagi akhir bulan Juli aku mendatangi Bank BCA yang letaknya cukup dekat dengan tempatku bekerja. Bank BCA yang aku datangi merupakan kantor cabang pembantu sehingga luasnya nggak terlalu besar seperti kantor cabang u...