Jumat, 29 Juni 2018

[Review] Skin Aqua UV Moisture Gel SPF 30 PA++



Katanya, nyari skincare tuh udah kayak nyari jodoh aja, kalo salah bisa ngerusak kita #eaaa belum apa-apa udah baper. Jadi, harus nyari yang bener-bener cocok. Dari sekian banyak rangkaian skincare yang aku gunakan, ini aku alami saat aku lagi nyari sunscreen, oke, aku ulangi, lagi nyari sunscreen (bukan nyari jodoh). Dulu banget pernah pake sunscreen tapi ternyata nggak cocok dan akhirnya kulit wajahku jadi bruntusan. Terus nyobain sunscreen merek lain, nggak bruntusan sih tapi ninggalin white cast. Akhirnya malah males pake sunscreen sebelum akhirnya aku tersadar kalo sunscreen itu penting banget, bahkan wajib. Maka sekarang kuputuskan untuk pake sunscreen lagi.

Setelah bingung harus milih sunscreen apa karena ternyata banyak banget sunscreen yang bagus. Akhirnya aku putuskan buat nyobain sunscreen dari Skin Aqua yang ternyata Skin Aqua ini diproduksi oleh PT. Rohto. Apa aja pertimbanganku milih Skin Aqua? Sunscreen ini murah, nggak mengandung pewarna dan parfum, banyak variannya yang disesuaikan dengan jenis kulit, dan banyak direkomendasiin para beauty blogger maupun beauty vlogger yang aku tonton di youtube.

Oh iya, suncreen dari Skin Aqua ini ternyata nggak terlalu banyak beredar disetiap store. Buktinya waktu aku nyari produk ini disebuah store besar di Bandung pada nggak ada, ternyata adanya malah di toko kosmetik deket rumahku di Jatinangor. Udah kayak nyari jodoh aja ya, ketika kita terlalu jauh mencari tapi ternyata sebenarnya dia ada disekitar kita #jodohlagiiii. Udah ah mari kembali fokus aja bahas sunscreen lagi.

Sunscreen Skin Aqua yang aku pilih yaitu yang diperuntukkan kulit normal cenderung berminyak dengan SPF 30 PA++, cukuplah ya SPF segitu. Dari segi botol semua varian sama aja, yang bedain cuma warna tutup botolnya aja. Nah varian yang aku pilih ini warna tutup botolnya ijo. Botolnya sendiri sangat kokoh dengan lubang yang kecil dan tutup ulir, jadi dijamin produk ini aman dan nggak akan gampang bleber kemana-mana. Ukurannya juga cukup travel friendly karena nggak ngabisin banyak tempat dengan berat sekitar 40 gram aja.


Untuk kandungan dan manfaatnya sendiri ternyata oke juga, nih simak ya :
  • Melembabkan kulit secara optimal sekaligus memberikan perlindungan ganda terhadap sinar UV-A dan UV-B.
  • Improved Hyaluronic Acid (AcHA) memberikan kelembaban dan kelembutan ekstra pada kulit. Hyaluronic Acid disini telah dimodifikasi sehingga melembabkan kulit dua kali lebih baik dibandingkan Hyaluronic Acid biasa.
  • Collagen berfungsi menjaga elastisitas kulit
  • Vitamin B5, E dan C memberikan nutrisi kulit sehingga kulit tetap sehat dan lembut
  • Spf 30 melindungi 30x lebih lama terhadap sinar UV-B yang dapat menyebabkan kulit merah karena terbakar sinar matahari dibanding kulit yang tidak dilindungi
  • PA++ melindungi secara optimal terhadap sinar UV-A yang dapat menyebabkan penuaan dini, timbulnya kerutan halus, bintik hitam dan penggelapan warna kulit
  • Water based formula menjadikan tidak lengket dan cepat meresap, sehingga terasa ringan di kulit dan dapat digunakan setiap hari
  • Tidak mengandung zat pewarna dan parfum
  • Oil free formula sehingga cocok untuk kulit berminyak
  • Dapat digunakan sebagai dasar make up
  • Diformulasikan bagi kulit orang asia

Ingredients :
Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Methylene Bis-Benzotriazolyl Tetramethyl Butylphenol, Cyclopentasiloxane, Glycerin, Ethylhexyl Triazone, Polysorbate 60, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Betaine, Phenoxyethanol, Ammonium Acryloydimethyltaurate/VP Copolymer, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Hydrogenated Lecithin, Triethanolamine, Panthenol, Disodium EDTA, Methylparaben, Propylparaben, Sodium Hyaluronate, Dipotassium Glycrrhizate, Sodium Acetylated Hyaluronate, Arginine, Hydrolyzed Collagen, Tetrahexyldecyl Ascorbate, Tocopheryl Acetate.

Dari segi tekstur, kalo varian lain teksturnya milk sementara sunscreen yang aku pilih ini teksturnya gel. Tekstur gel yang aku bayangkan gel layaknya produk kebanyakan, tapi ternyata gelnya nggak seperti itu. Tapi yang pasti sesuai klaimnya sunscreen ini sangat ringan sehingga cepat meresap dan nggak bikin lengket jadi aku nggak usah nunggu lama buat lanjut pake make up. Sunscreen ini bisa digunakan setiap hari dan ternyata nggak cuma bisa digunakan buat wajah aja, tapi juga bisa digunakan buat badan. Hmm.. oke sih, cuma kalo aku pribadi rasanya sayang aja gitu kalo sunscreen ini dipakai diseluruh badan, ntar cepet abis wkwkwk. Buat badan mah beli aja body lotion yang ada SPF nya. Harganya? Aku beli sunscreen ini dengan harga Rp 49.500, yang pasti sunscreen ini emang harganya nggak lebih dari 50.000.  Kebayang dong senengnya aku nemu sunscreen bagus semurah ini, dibanding brand lain yang harganya ratusan ribu yang belum tentu cocok buat kulitku.


Aku menggunakan sunscreen ini ditahap paling akhir skincare pagiku sebelum kemudian aku pake make up. Cara pakenya biasa aja sih kaya sunscreen kebanyakan, dan yang harus diingat kocok dulu sebelum dipakai. Aku ngerasa cocok banget sih sama sunscreen ini. Selain karena klaimnya emang terbukti, sunscreen ini juga nggak ninggalin white cast diwajahku. Yeay!!!

Jumat, 22 Juni 2018

[REVIEW] L’oreal Paris White Perfect Clinical Series


Bicara tentang kulit pasti nggak akan ada habisnya buat seorang perempuan. Disetiap tahapan usia pasti ada masalah tersendiri sama kulit kita. Misalnya untuk tipe kulitku yang berminyak, dulu saat usia remaja masalah kulitku adalah berminyak parah dan jerawat, memasuki usia dewasa jerawat agak mulai berkurang tapi noda-noda bekas jerawatnya masih ada ditambah pori-pori besar tapi udah nggak berminyak separah dulu. Masalah selesai? Nggak, hiks. Cerita berawal ketika aku iseng cek kulit wajahku yang ternyata hasilnya adalah dipipi kananku mulai ada tanda-tanda flek hitam walau belum muncul ke permukaan kulit. Langsung kaget sekaligus bingung dong. Entahlah itu emang flek hitam beneran atau cuma noda bekas jerawat tapi yang pasti aku mulai pengen perhatiin kesehatan kulit dari sekarang. Kemudian bingung nyari produk apa yang tepat. Apa cobain produk anti aging aja gitu ya? Lagi-lagi waktu bingung nyari produk anti aging aku dikasih kesempatan buat nyobain produk terbarunya L’oreal Paris oleh Tim Yukcoba.in. Kebetulan banget aku belum pernah nyobain produknya L’oreal Paris.

Paketnya dateng kurang lebih 4-5 hari sebelum Idul Fitri kemarin. Semuanya dalam ukuran full size dan dilengkapi dus dengan warna abu silver dan biru tua baik pada dus maupun pada kemasan botol/jarnya. Waaah kurang baik apalagi coba L’oreal Paris dan Tim yukcoba.in ini. Udah mirip dapet THR aja ini karena ternyata produk yang aku terima nggak cuma satu tapi tiga sekaligus. Paket yang aku terima yaitu L’oreal Paris White Perfect Clinical Series yang terdiri dari :
  1. L’oreal Paris White Perfect Clinical Essence Lotion
  2. L’oreal Paris White Perfect Clinical Day Cream
  3. L’oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment Cream

Sampe aku nulis review ini kurang lebih aku udah pake produk L’oreal Paris White Perfect Clinical Series ini selama dua minggu. Jujur aku rasa dua minggu masih terlalu sebentar buat ngasih review produk skin care dan sebenernya masih butuh waktu lebih lama buat bener-bener liat hasilnya kayak gimana. Tapi aku coba ceritain kesan-kesanku saat setelah menggunakan produk ini aja ya.

1. L’oreal Paris White Perfect Clinical Essence Lotion
Kandungan yang terdapat dalam produk ini yaitu :
  • Konsentrat Whitening Essence Water yang dapat membantu dalam regenerasi kulit, menyamarkan noda/bintik, dan kulit tampak lebih cerah/berseri
  • Kombinasi bahan aktif Glycolic Acid dapat membantu melembutkan/melicinkan tekstur kulit
  • Hepes yang berperan dalam regenerasi/pembaharuan kulit
  • Vitamin CG membantu menyamarkan/menghilangkan noda/bintik sehingga kulit tampak lebih cerah
  • Produk ini juga mengandung alpha hydroxy acid (AHA) yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari dan khususnya kemungkinan kulit terbakar. Jadi gunakan tabir surya dan batasi paparan sinar matahari selama dan seminggu sesudah menggunakan produk ini

Klaim produk ini yaitu kulit tampak lebih cerah, noda/bintik tersamarkan, cerah merona/jernih berseri, warna/tone kulit merata, dan tekstur lebih halus.

Produk ini dapat digunakan pada pagi dan malam hari setelah wajah dibersihkan. Dapat diaplikasikan secara merata menggunakan kapas.

Ingredients : Aqua/Water, Alcohol, Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid, Propylene Glycol, Glycolic Acid, Glycerin, Sodium Hydroxide, Citric Acid, PPG-26-Buteth-26, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, BIS-PEG-18 Methyl Ether Dimethyl Silane, Ascorbyl Glucoside, Biosaccharide Gum-1, Xanthan Gum, Panthenol, Linalool, Limonene, Butylphenyl Methylpropional, Hexyl Cinnamal, Benzyl Alcohol, Parfum/Fragrance, (FIL B165134/1).


L’oreal Paris White Perfect Clinical Essence Lotion ini memiliki bentuk kemasan botol agak segi empat dengan warna silver dan biru tua. Beratnya sekitar 175ml dan tekstur produknya cair berwarna transparan. Pertama kali aku membuka tutup produk ini aroma parfumnya langsung tercium. Saat aku mencoba mengaplikasikan produk ini menggunakan kapas hasilnya malah membuat kulit wajahku lebih berminyak dan terasa lengket. Besoknya aku coba mengaplikasikan produk ini langsung dituang ditangan kemudian aku tepuk-tepuk kewajah, ajaib dengan cara ini nggak bikin wajahku terlalu berminyak atau lengket. Tapi aku agak terganggu dengan aroma parfumnya sih, untuk semua produk skin care maupun make up aku lumayan terganggu kalo produk tersebut mengandung parfum. Dikulitku produk ini lumayan cepat menyerap kalo dibandingkan day cream dan night creamnya.

2. L’oreal Paris White Perfect Clinical Day Cream
Kandungan yang terdapat dalam produk ini yaitu :
  • Pro-Vanish 3TM yaitu bahan aktif pencerah membantu mengurangi produksi melanin pada kulit
  • SPF 19 PA+++ memberikan perlindungan dari UVA/UVB mencegah timbulnya noda hitam dan warna kulit yang gelap

Klaim produk ini yaitu sejak pemakaian awal kulit tampak lebih segar dan lembab. Dengan pemakaian teratur kulit tampak lebih cerah dan warna terlihat lebih merata. Setelah delapan minggu noda hitam tersamarkan, kulit tampak lebih halus dan lembut.

Produk ini dapat digunakan pada pagi hari di area wajah dan leher yang telah dibersihkan. Untuk hasil yang optimal, dianjurkan untuk digunakan setelah L’oreal Paris White Perfect Clinical Anti Spot Brightening Essence.

Ingredients : Aqua/Water, Glycerin, Ethylhexyl Salicylate, Niacinamide, Dimethicone, Octocrylene, Propylene Glycol, Butyl Methoxydibenzolymethane, Isopropyl Myristate, Paraffium Liquidum/Mineral Oil, Titanium Dioxide, Potassium Cetyl Phosphate, Talc, Synthetic Wax, Stearic Acid, Cera Microchistallina/Microcrystalline Wax, Paraffin, Carbomer, Glycerly Stearate, Glyceryl Stearate Citrate, Behenyl Alcohol, Triethanolamine, Silica, Palmitic Acid, Aluminum Hydroxide, Ascorbyl Glucoside, Disodium EDTA, Disodium Ethylene Dicocamide PEG-15 Disulfate, Capryloyl Salicylic Acid, Caprylyl Glycol, Tourmaline, Xanthan Gum, Oxothiazolidinecarboxylic Acid, Methylparaben, Phenoxyethanol, Ethylparaben, Cl 16035/Red 40, Cl 77891/Titanium Dioxide, Linalool, Geraniol, Eugenol, Limonene, Citronellol, Butylphenyl Methylpropional, Hexyl Cinnamal, Benzyl Alcohol, Capryloyl Salicylic Acid, Oxothiazolidinecarboxylic Acid, Niacinamide, Parfum/Fragrance (FIL B43582/1)


L’oreal Paris White Perfect Clinical Day Cream dikemas dalam jar berbentuk persegi berwarna abu silver baik pada tutup maupun jarnya. Didalamnya masih ada sekat penutup jadi lumayan aman, tapi sayangnya produk ini nggak disertai spatula jadi masih harus colek-colek pake tangan. Beratnya sekitar 50ml dan krimnya berwarna pink muda dengan tekstur krim tapi lebih cair. Pertama kali aku buka produk ini juga langsung tercium aroma parfumnya. Aku mengaplikasikannya setelah L’oreal Paris White Perfect Clinical Essence Lotion. Dikulitku produk ini agak lama nyerap kekulitnya jadi aku harus nunggu beberapa menit dulu buat lanjut ketahap berikutnya. Hasilnya juga masih agak lengket jadi setelah menggunakan produk ini aku pake bedak biar hasilnya jadi lebih matte.

3. L’oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment Cream
Kandungan yang terdapat dalam produk ini yaitu :
  • Pro-Vanish 3TM Technology yaitu kombinasi tiga bahan pencerah, membantu mencerahkan dan berperan dalam regenerasi kulit di malam hari
  • Vitamin B3 membantu mencerahkan kulit
  • Procystein membantu mengurangi produksi/pembentukan melanin berlebih
  • Bio-Peeling Ex membantu menjadikan kulit tampak halus dan lebih cerah

Klaim produk ini yaitu pada pagi hari kulit tampak segar, lebih cerah/berseri dan halus. Dengan pemakaian teratur kulit tampak lebih cerah dan warna terlihat lebih merata.

Produk ini dapat digunakan pada malam hari di area wajah dan leher yang telah dibersihkan. Untuk hasil yang optimal, direkomendasikan untuk digunakan bersamaan dengan L’oreal Paris White Perfect Clinical Anti Spot Brightening Essence.

Ingredients : Aqua/Water, Glycerin, Propylene Glycol, Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid, Ammonium Polyacryldimethyltauramide/Ammonium Polyacryloyldimethyl Taurate, Niacinamide, Dimethicone, Dicaprylyl Carbonate, Isononyl Isononanoate, 3-0-Ethyl Ascorbic Acid, Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone, Syntetic Wax, Butyrospermum Parkii Butter/Shea Butter, PEG-100 Stearate, Stearic Acid, Glyceryl Stearate, Methyldihydrojasmonate, Sodium Hyaluronate, Palmitic Acid, Aluminum Starch Octenylsuccinate, p-Anisic Acid, Adenosine, Disodium EDTA, Hydrogenated Lecithin, Citric Acid, Acetyl Trifluoromethylphenyl Valylglycine, Oxothiazolidinecarboxylic Acid, Cetyl Alcohol, Salicylic Acid, Phenoxyethanol, Cl 15985/Yellow 6, Cl 19140/Yellow 5, Linalool, Geraniol, Eugenol, Limonene, Citronellol, Butylphenyl Methylpropional, Hexyl Cinnamal, Benzyl Alcohol, Parfum/Fragrance (FIL D159183/1)


L’oreal Paris White Perfect Clinical Overnight Treatment Cream ini dikemas dalam jar berbentuk agak persegi persis kemasan day creamnya, cuma yang membedakan adalah warnanya, kemasan night cream ini berwarna biru tua. Sama halnya dengan day creamnya, didalamnya masih ada sekat penutup jadi lumayan aman, tapi sayangnya produk ini nggak disertai spatula jadi masih harus colek-colek pake tangan. Beratnya sekitar 50ml dan krimnya berwarna putih agak kekuningan dengan tekstur lebih seperti gel. Ini juga sama, begitu tutupnya dibuka langsung tercium aroma parfumnya. Malam hari aku aplikasikan produk ini setelah L’oreal Paris White Perfect Clinical Essence Lotion. Hampir sama kayak day creamnya, dikulitku produk ini juga agak susah menyerap. Tapi untungnya night cream ini ada diurutan paling akhir untuk tahapan skincare malamku. Jadi sambil nungguin krimnya meresap bisa langsung tidur deh, hehe.

Dari keseluruhan produk, untuk day cream dan night creamnya sayang banget belum ada spatulanya. Tapi kalo dilihat dari segi desain, kemasan ketiga produk ini cukup simpel nggak banyak tulisan dikemasan botol/jarnya. Terus mudah dibedakan juga antara satu produk dengan produk lainnya karena berbeda warna, jadi dijamin nggak akan ketuker. Nah tapi kalo dilihat dari dusnya, yang day cream sama night cream hampir sama sih cuma dibedain dari tulisan aja. Tapi plusnya, terdapat banyak informasi mengenai produk didusnya. Terlepas dari itu semua, desainnya terlihat berkelas khas L’oreal Paris.

Untuk ketiga produk ini jujur aku belum bisa mastiin apakah produk ini benar-benar cocok untuk kulitku atau nggak karena hasilnya pun masih belum keliatan dikulitku. Jadi aku bakal terus coba pakai produk ini mungkin minimal sampe sebulan baru aku bisa mastiin, dan nanti aku bakal update lagi untuk share gimana hasilnya. Tapi menurutku, untuk tipe kulit berminyak produk ini bikin wajah agak lebih berminyak, sedangkan untuk kulit kering kayaknya produk ini bakal cocok banget karena dari ketiga produk tersebut bisa melembabkan. Nah kalo untuk kulit sensitif kayaknya harus diperhatikan dulu karena ketiga produk ini mengandung parfum dan alkohol.

Repurchase? Aku belum bisa mutusin bakalan repurchase atau nggak. Mungkin nanti setelah sebulan aku baru bisa mutusin apakah bakalan repurchase atau nggak.

Selasa, 12 Juni 2018

Bicara Tentang Rokok, Kemiskinan, Hingga Capaian SDGs


Salah satu dari banyak hal yang paling aku syukuri tentang keluargaku adalah aku dibesarkan dilingkungan keluarga yang bukan perokok. Ayahku sama sekali nggak pernah merokok dan otomatis beliau melarang seluruh anggota keluarganya untuk merokok. Rasanya surga banget ketika berada di rumah karena terbebas dari paparan asap rokok. Tapi aktifitasku nggak bisa melulu ada di rumah, misalnya untuk bekerja yang mengharuskanku berinteraksi dengan lingkungan luar. Sehari-sehari di angkot, halte, jalanan, dan banyak tempat umum lainnya jadi kayak pemandangan biasa menyaksikan ada banyak para perokok dari berbagai kalangan yang merokok seenaknya. Miris sih sebenernya. Dalam hati selalu bertanya-tanya, apa mereka nggak tahu bahaya rokok? Atau, apa nggak sayang ya uangnya dibeliin rokok terus? Dan banyak pertanyaan lainnya.

Kemudian yang lebih bikin miris lagi adalah ketika tau ada banyak keluarga yang berpenghasilan rendah yang anggota keluarga laki-lakinya justru lebih mementingkan membeli rokok daripada membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan makanan bergizi lainnya. Atau berdasarkan cerita dari seorang teman yang berprofesi sebagai guru tentang orangtua siswa yang mampu membeli rokok tapi tidak mampu membelikan anaknya buku pelajaran. Ini udah tingkat pengen marah sih sebenernya pas dengernya. Kalo udah gini, rasanya bertanya-tanya dalam hati aja udah nggak cukup. Apa aku harus menggelar orasi tentang bahaya rokok sama orang-orang? Tapi berjuang sendirian kadang malah nggak dihiraukan, hiks hiks.

Seminggu yang lalu, KBR bagai membawa angin segar buatku. Tepatnya Rabu, 6 Juni 2018 pukul 09.00 – 10.30 WIB dalam Program Ruang Publik KBR menyiarkan serial #RokokHarusMahal Episode ke-4 tentang ‘Kemiskinan, Dampak Rokok Murah, dan Capaian SDGs’. Serial #RokokHarusMahal ini disiarkan di 100 radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia dan disiarkan secara langsung juga di FB Live Kantor Berita Radio-KBR. Pada episode kali ini diisi oleh Dr. Arum Atmawikarta, MPH (Manager Pilar Pembangunan Sosial Sekretariat SDGs Bappenas) dan Bapak Tulus Abadi (Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), dan juga ada Bapak Jalal dari Koalisi Bersatu melawan kebohongan Industri Rokok. Obrolan ini dipandu oleh Mbak Arin Swandari.


Serial #RokokHarusMahal ini merupakan sebuah kampanye dukungan, harapan, dan dorongan supaya rokok harus mahal. Karena selama harga rokok masih murah maka masyarakat yang berpenghasilan rendah masih tetap bisa membeli rokok tersebut. Apalagi jika rokok masih bisa dibeli eceran, siapapun bisa membelinya termasuk anak-anak. Jadi ingat beberapa hari yang lalu waktu pulang kerja, di angkot ada anak SMP yang merokok seenaknya, dan ternyata sang supir angkot pun merokok, hiks. Dilain hari masih ketika pulang kerja, aku liat ada anak perempuan yang kupastikan usianya dibawah aku, merokok juga sambil boncengan sama temennya yang sama-sama perempuan. Ya Allah.. harus gimana lagi ini..


Nah, kira-kira kalo rokok harus mahal, maka harus seberapa mahalkah harga rokok tersebut? Minimal Rp 50.000 perbungkus, disertai larangan pembelian secara eceran. Tapi kalo bisa lebih mahal lagi sih lebih baik lagi kayaknya. Karena dengan begitu, para masyarakat berpenghasilan rendah bahkan anak-anak akan sulit menjangkau harga rokok tersebut. Mudah-mudahan akan diikuti dengan kesadaran para perokok tersebut untuk tidak merokok lagi kemudian uang yang biasa dibelikan untuk rokok dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

siaran program ruang publik kbr

siaran program ruang publik kbr

Kemudian bicara tentang SDGs, apakah itu? SDGs yang merupakan Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan merupakan 17 tujuan yang berkaitan dengan manusia, lingkungan hidup, kesejahteraan, ketahanan pangan, kesehatan, perdamaian, dan kemitraan. SDGs memuat 17 tujuan dan terbagi kedalam 169 target untuk menjadikan kehidupan manusia menjadi lebih baik. Metode dan cara pelaksanaan SDGs menuntut partisipasi warga misalnya melibatkan masyarakat sipil.


Lalu apa hubungan rokok dengan SDGs? Tentu saja sangat berhubungan. Pengendalian rokok dapat berpengaruh pada empat tujuan SDGs, yaitu tujuan pertama tanpa kemiskinan, tujuan kedua tanpa kelaparan, tujuan ketiga kehidupan sehat dan sejahtera, dan tujuan keempat pendidikan berkualitas. Sebenarnya hampir seluruh tujuan SDGs membutuhkan dukungan yang kuat. Dengan adanya pengendalian rokok ini diharapkan masyarakat berpenghasilan rendah dapat mengalokasikan uangnya untuk kebutuhan yang lebih pokok dalam rumah tangga, atau bisa juga untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya, bahkan untuk urusan kesehatan juga.

Disisi lain, pengendalian rokok tak hanya cukup dari menaikkan harga rokok saja. Tapi dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Dari pihak pabrik dan pihak-pihak yang bersangkutan, pun kita sebagai masyarakat bisa memulai dari keluarga terlebih dahulu dengan memberi contoh untuk tidak merokok bagi anggota keluarga yang lain, juga melarang dengan tegas jika ada anggota keluarga yang merokok.

Ah rasanya jika bicara tentang rokok memang nggak akan ada habis-habisnya ya. Buat temen-temen yang mau ikutan juga, yuk masih ada kesempatan mengikuti kampanye #RokokHarusMahal #Rokok50Ribu ini lho. Caranya pantengin terus akun media sosial KBR ya..

Website : kbr.id
Instagram : kbr.id
Twitter : HaloKBR

Minggu, 03 Juni 2018

Serap Kelebihan Minyak Diwajah dengan Zoya Cosmetics Blotting Powder


Siapa disini yang tipe kulitnya berminyak? Aku.. aku.. iya aku. Buat kamu yang punya tipe kulit berminyak pasti pernah deh ya ngalamin yang namanya baru 3-4 jam pake make up eh si make up udah mulai lumer aja sama minyak diwajah. Nggak nyaman banget kan ya. Ujung-ujungnya touch up lagi touch up lagi. Tapi masalahnya, kalo touch up sama bedak, nanti si wajah malah jadi kayak topeng gara-gara bedak yang dipake buat touch up ada warnanya. Nah kalo si minyak dihapus sama tisu, yang ada bukan minyaknya aja yang ilang tapi sekaligus sama makeupnya juga. Terus kalo si minyak dihapus pake kertas minyak? Hmm.. aku kurang suka kertas minyak karena malah bikin wajah jadi tambah minyakan. Terus gimana dong? Hayati lelah.. maka kubiarkan saja minyak ini menghiasi wajahku. *ini sih namanya bukan solusi

Cerita berawal ketika aku pergi ke sebuah bazar kosmetika di sebuah mall di Bandung beberapa waktu yang lalu. Mampir ke booth Zoya Cosmetics terus kena racun mbak-mbak BA Zoya kalo ada bedak transparan imut lucu buat menyerap kelebihan minyak diwajah bernama Zoya Cosmetics Blotting Powder. Waktu itu aku cuma nyobain aja nggak langsung beli karena waktu kutengok kantong belanjaan aku udah cukup kalap hari itu, wkwk.. Eh tapinya malah kepikiran sama si bedak lucu imut itu (penyakit cewek mulai kumat). Terus waktu ikutan beauty class Zoya Cosmetics sebulan lalu itu, sambil nungguin acaranya dimulai aku iseng mampir ke boothnya Zoya Cosmetics. Padahal nggak ada niat sama sekali buat belanja, asli niatnya cuma mau ikutan beauty class aja eh tapi apalah daya akhirnya aku terpesona kembali oleh Zoya Cosmetics Blotting Powder. Akhirnya satu Zoya Cosmetics Blotting Powder berpindah tangan menjadi milikku, dan lembaran merah akhir bulanku seketika berubah menjadi lembaran biru ditemani beberapa lembar abu-abu. Ah sudahlah... Lupakan tentang lembaran-lembaran itu, mari fokus pada Zoya Cosmetics Blotting Powder.

Kita mulai dari kemasannya. Zoya Cosmetics Blotting Powder ini memiliki ukuran yang tergolong kecil untuk seukuran bedak. Warna tutupnya putih bertuliskan Zoya Cosmetics Blotting Powder berwarna pink. Sedangkan bagian bawahnya berwarna bening. Bedak ini juga dilengkapi dengan dus berwarna putih yang melindungi kemasan bedak. Bagian dalamnya terdapat cermin kecil yang menempel di bagian tutup bedak, ada juga spons berukuran mini yang halus, nggak lupa ada plastik mika yang bisa jadi pembatas antara bedak dengan sponsnya. Intinya Zoya Cosmetics Blotting Powder ini bener-bener udah lengkap ya.


Bedak ini berbentuk padat dengan warna putih agak ada hint hijaunya dikit, dikiiiit banget tapinya. Tapi setelah diusapkan pada wajah bedak ini bener-bener transparan nggak ada warnanya sama sekali. Zoya Cosmetics Blotting Powder ini merupakan bedak padat unik yang dirancang untuk menyerap kelebihan minyak pada wajah, tanpa menambahkan warna dan tekstur sehingga tampil cantik alami. Cara penggunaannya juga gampang banget, tinggal usapkan secara merata pada kulit wajah dan leher.


Ingredients :
Talc, Mica, Zea Mays (Corn) Starch, Nylon-12, Ethylhexyl Palmitate, Silica, Polyethylene, Aluminum Strach Octenylsuccinate, Lauroyl Lysine, Magnesium Myristate, Diisostearyl Malate, PTFE, Glyceryl Caprylate, Ethylhexylglycerin, Cl 77288, Dimethicone, Cl 77492, Tocopheryl Acetate, Methicone, Vitis Vinifera (Grape) Seed Oil.



Zoya Cosmetics Blotting Powder ini diproduksi oleh Zoya Cosmetics PT. Shafco Multi Trading. Sudah ada logo MUI nya juga yang artinya bedak ini halal ya pemirsa.

Jujur aku jauh lebih suka Zoya Cosmetics Blotting Powder ini daripada harus touch up sama bedak biasa atau bahkan ngehapus kelebihan minyak diwajah pake kertas minyak. Ditambah ukurannya yang super mini jadinya travel friendly banget, gampang dibawa kemana-mana, diselipin di tas, dompet atau saku sekalipun. Terus Zoya Cosmetics Blotting Powder ini udah dilengkapi cermin dan spons bedaknya juga, jadinya praktis banget nggak usah nambahin tools lainnya.

Plus :
(+) Ukurannya mini jadinya travel friendly banget
(+) Sudah dilengkapi cermin dan spons
(+) Mampu menghapus minyak berlebih diwajah
(+) Warnanya yang transparan jadinya nggak ngubah hasil make up
(+) Halal

Minus :
(-) Sejauh ini aku belum nemuin minusnya dimana

Repurchase? Yes!!!

Pengalaman Skin Check dan Serunya Talkshow Wellness Aesthetic di Edelweiss Health Festival dalam rangka 2nd Anniversary Edelweiss Healthcare Group

Sekitar tahun lalu pernah sesekali lewat Jalan Soekarno Hatta Bandung dan pasti malah salfok dengan satu bangunan baru yang ternyata itu ad...