Rabu, 27 Maret 2019

Bandung Champion City : Ruang Hiburan dan Edukasi Bagi Keluarga


“Kalo udah gede nanti mau jadi apa?”
“Aku mau jadi dokter”
“Aku mau jadi pilot”
“Aku mau jadi polisi”
“Aku mau jadi ...” *bingung
Hai kakak-kakak yang cantik dan ganteng, kali ini aku sang calon orang tua di masa yang akan datang tiba-tiba pengen ngobrolin tentang dunia anak (tapi masih sebatas yang aku tahu), jangan jauh-jauh dulu tentang pola asuh dan sejenisnya deh, yang ringan aja dulu misalnya tentang cita-cita. Pernahkah kita bertanya tentang cita-cita kepada adik, keponakan, anak sendiri, anak teman, anak tetangga dan anak-anak lainnya? Bagaimana jawaban mereka?

Cita-cita biasanya masih berkaitan erat dengan sebuah profesi, maka tak heran jika anak-anak akan menjawab pertanyaan tentang cita-cita dengan sebuah profesi. Profesi yang mereka cita-citakan juga biasanya baru sebatas hasil dari apa yang mereka lihat dan dengar. Mereka belum sepenuhnya mengerti mengenai profesi yang mereka cita-citakan tersebut. Disinilah peran orang tua sangat penting dalam membimbing dan mengarahkan sang anak dalam menentukan cita-citanya.

Selain peran orang tua, sebenarnya ada banyak faktor pendukung lain yang juga sama pentingnya bagi sang anak dalam menentukan cita-citanya. Misalnya fasilitas belajar dan bermain bagi anak karena pada dasarnya anak-anak pasti masih senang bermain dan mengeksplor berbagai hal. Namun saat ini orang tua harus benar-benar pandai memilih fasilitas belajar dan bermain untuk sang anak. Fasilitas belajar dan bermain yang melibatkan anak secara langsung rasanya akan lebih disenangi oleh anak. Salah satu contohnya adalah Bandung Champion City yang beberapa hari kemarin baru saja aku kunjungi saat soft openingnya, tepatnya Hari Minggu, 24 Maret 2019.

Bandung Champion City adalah sebuah ruang hiburan dan edukasi terbesar di Bandung yang memiliki luas area 10.000 m2. Terletak di dalam sebuah mall lebih tepatnya di Lucky Square Mall Lt.P8A Jalan Terusan Jakarta No.2 Kiaracondong Kota Bandung. Karena letaknya didalam mall maka sudah pasti Bandung Champion City ini bersifat indoor, jadi jangan khawatir kehujanan atau kepanasan. Pada pintu masuk anak-anak akan disambut oleh petugas tiket yang memakai seragam luar angkasa dengan desain interior yang juga menyerupai luar angkasa. Anak-anak akan dipakaikan gelang yang bentuknya lebih mirip jam tangan sebagai tanda masuk ke area wahana.



Anak-anak bisa bermain sambil belajar dengan cara yang lebih menyenangkan disini. Bandung Champion City memiliki 78 wahana yang tersedia seperti bank, universitas, hotel, minimarket, gedung pemerintahan, dan lain sebagainya. Terdapat pula 177 profesi seperti polisi, dokter, pegawai bank, pemadam kebakaran, pilot, astronot, dan lain sebagainya. Anak-anak dapat bermain peran berbagai profesi sehingga mereka akan lebih mengetahui seperti apa profesi yang dicita-citakan oleh mereka.








Bandung Champion City ini tak hanya membuat anak-anak semakin tahu tentang profesi yang mereka cita-citakan saja, tapi orang tua juga akan menerima laporan aktivitas anak selama mereka bermain disana. Laporan ini bukan sembarang laporan karena laporannya merupakan hasil observasi langsung oleh mentor terlatih dan berpengalaman dibidangnya. Selain itu, orang tua juga dapat melakukan konsultasi raport bermain anak, penelusuran minat, karier, dan bakat anak, serta yang tak kalah penting orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai parenting. Bagi teman-teman yang ingin mengajak adik, keponakan, anak, saudara, dan keluarga berkunjung ke Bandung Champion City ini, teman-teman cukup menyiapkan Rp 150.000 perorang untuk membeli tiketnya.




Bandung Champion City ini bisa menjadi alternatif ruang hiburan yang sangat tepat bagi keluarga karena wahana yang ditawarkan tak hanya untuk bermain saja tapi juga untuk belajar. Ruang bermain sambil belajar dengan konsep yang sangat menyenangkan ini menurutku akan sangat disukai oleh anak-anak, selain itu anak-anak juga akan semakin mengerti mengenai berbagai profesi yang salah satunya mungkin menjadi cita-cita mereka kelak. Disisi lain para orang tua juga akan semakin mengenal minat dan bakat sang anak melalui laporan yang akan diberikan setelah anak-anak bermain disana, sehingga para orang tua akan lebih mudah untuk membimbing dan mengarahkan putra-putri mereka nantinya. Jadi, yuk tunggu apalagi, weekend ini ajak keluarga main ke Bandung Champion City!!


Senin, 18 Maret 2019

[EVENT REPORT] Color Your Weekend with Wardah Beauty Soiree

“Weekend ini mau ngapain ya?”
Pertanyaan tersebut kerap muncul dalam benak begitu mendekati akhir pekan, iya nggak sih? Kalo aku sih iya banget. Sebisa mungkin bikin rencana jauh-jauh hari buat kegiatan akhir pekan biar lebih berwarna. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar akhir pekan kita jadi lebih berwarna (aih bahasanya ‘berwarna’), misalnya dengan menekuni hobi, melakukan hal-hal baru, bertemu dengan teman-teman, atau bahkan menghadiri acara-acara yang bermanfaat. Dijamin akhir pekan yang emang cuma sebentar itu nggak akan kebuang sia-sia. Seperti minggu lalu, tepatnya hari Minggu tanggal 03 Maret 2019 kemarin aku menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Wardah. Siapa yang nggak kenal Wardah, sebuah brand kosmetika lokal yang produknya sudah dijamin kehalalannya.

Acara yang bertema Wardah Beauty Soiree tersebut bertempat di Buttercup Cafe 23 Paskal Bandung, mulai dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Kalo dilihat dari temanya, kata Soiree kurang lebih memiliki arti pertemuan sejumlah orang yang diundang, atau sebuah pesta yang diadakan malam hari. Tapi acara ini diadakan dari pagi menuju siang hari, bagus sih jadi kan nggak usah pulang malem, hehe. Wardah Beauty Soiree ini diselenggarakan dalam rangka reformulasi Lip Cream Wardah yang saat ini telah diformulasi sedemikian rupa sehingga tidak membuat bibir kering. Peserta yang hadir merupakan para influencer yang terdiri dari blogger, vlogger, bahkan selebgram. Acaranya seru banget, mulai dari DIY pouch, games, hingga lunch. Oh ya, bisa dibilang rangkaian acaranya diluar dugaanku sih. Pertama, aku kira DIY-nya itu bakalan semacam bereksperimen membuat warna-warna terbaru dari warna lip cream yang sudah ada, tapi ternyata DIY pouch kerjasama Wardah Beauty dengan Studio Jemari. Aku makin seneng aja sih karena aku suka pernak-pernik dan menghias sesuatu.

sambutan dari Tim Wardah

Setelah selesai DIY pouch, acara dilanjutkan dengan games yang ternyata diluar dugaanku juga, karena seluruh peserta yang terdiri dari kurang lebih 15 orang dibagi kedalam tiga kelompok. Setiap kelompok diberi clue untuk menuju suatu tempat yang telah ditentukan yang totalnya yaitu tiga pos. Pos pertama terletak di depan CGV, setiap kelompok diminta untuk menyebutkan shade lip cream dari nomor 1-6. Lanjut ke pos kedua yang hmmm.. letaknya aku lupa disekitar mana, di pos kedua setiap kelompok diminta untuk menyebutkan shade lip cream dari nomor 7-12. Terakhir pos ketiga yang letaknya di booth Wardah (aku lupa juga sih booth Wardah itu deket apa tapi yang pasti ada di lantai dua), di pos ketiga ini setiap kelompok diminta untuk menyebutkan shade lip cream dari nomor 13-18. Oh ya, ada yang menarik untuk games kali ini, karena letak posnya ada di dalam mall, maka setiap peserta otomatis lari-lari dong demi bisa jadi yang pertama sampe ke setiap pos. Seru aja sih jadinya, buatku ini kali pertama lari-lari di dalam mall dan naik turun eskalator tanpa malu sama sekeliling, hahaha. Yang bikin nggak nyangka banget adalah kelompokku jadi juara pertama dalam games kali ini. Yeayy seneng banget!


pouch hasil karyaku

Di acara kali ini juga para peserta bisa nyobain Lip Cream Wardah yang terdiri dari 18 shade dengan formula terbarunya yang nggak bikin bibir kering. Selain itu, peserta juga bisa foto-foto di booth Wardah yang kece banget, ada dua spot foto di booth Wardah ini yang meskipun ukurannya kecil tapi keduanya keren banget. FYI, booth Wardah waktu itu letaknya di lantai dua dan terpisah dari tempat acara. Kayaknya sih itu booth sementara dalam rangka reformulasi Lip Cream Wardah tersebut.

Abis games lari-larian pastinya capek dong, langsung deh aku dan temen-temen yang lain kembali ke Buttercup Cafe, mau ngapain? Ya ngapain lagi kalo bukan lunch, hehehe. Setelah lunch para peserta dan Tim Wardah foto bersama. Berakhir sudah acaranya.. Eits, tapi aku dan temen-temenku nggak langsung pulang gitu aja dong, kita balik lagi ke booth Wardah yang ada di lantai dua tadi, kemudian foto-foto lagi sebanyak-banyaknya, hehe.

Itu pengalaman akhir pekan seruku minggu lalu. Sebenernya ada banyak hal yang bisa kita lakukan saat akhir pekan sesuai dengan minat kita masing-masing. Waktu yang kita miliki bisa jadi berwarna asalkan kita mengisinya dengan sesuatu yang bermanfaat.

Jumat, 08 Maret 2019

[REVIEW] Sophie Paris Magic Peach Cream : Blush On Cream Multifungsi



Adakah wanita di dunia ini yang ingin wajahnya terlihat pucat? Pasti jawabannya nggak ada. Semua wanita di dunia ini pasti ingin wajahnya terlihat segar (termasuk aku, hehe). Salah satu hal yang aku lakukan agar wajahku terlihat segar adalah dengan menggunakan perona pipi atau biasa disebut blush on. Karena menurutku, penggunaan blush on dapat memberi hasil wajah lebih segar dibanding dengan hanya menggunakan bedak dan lipstik saja.

Dalam memilih blush on, sebisa mungkin aku memilih blush on yang halal dan aman supaya nggak menimbulkan masalah baru untuk kulit. Selain itu, aku juga memilih warna blush on yang cocok untuk warna kulitku, warna blush on yang paling aku sukai yaitu peach. Sementara untuk teksturnya, aku memilih blush on yang mudah dibaurkan dikulit. Selama ini aku cenderung menggunakan blush on berbentuk powder, tapi sayangnya agak repot kalo dibawa kemana-mana karena harus bawa brush tambahan dan saat digunakan sisa-sisa serbuk blush on nya mengotori hijab atau pakaianku.

Beruntung saat ini blush on nggak hanya berbentuk powder aja, tapi ada juga yang berbentuk cream. Salah satunya Magic Peach Cream yang diproduksi oleh PT Sophie Paris Indonesia. Magic Peach Cream merupakan blush on cream yang aman dengan klaimnya natural peach cream in 1 minute dapat membuat pipi tampak bersemu peach dalam satu menit setelah diaplikasikan. Waaah aku penasaran banget dengan klaimnya tersebut. Makin penasaran lagi karena ternyata Magic Peach Cream ini nggak hanya berfungsi sebagai blush on aja, tapi juga dapat difungsikan sebagai lipstik. Aku sekalian mau bereksperimen dengan menjadikannya sebagai eye shadow juga.

Seperti blush on cream pada umumnya, Magic Peach Cream ini memiliki kemasan berbentuk tube yang dilengkapi dengan kardus. Warna tube-nya didominasi oleh warna peach dengan sentuhan putih, sementara kardusnya didominasi warna putih dengan sentuhan peach. Ukuran tube-nya terbilang sangat kecil karena beratnya yang hanya 10 ml. Bagian tutupnya berbentuk ulir sehingga produknya nggak mudah bleber, sedangkan mulut tube-nya berwarna bening dengan lubang yang kecil sehingga kita dapat dengan mudah melihat dan mengatur seberapa banyak produk yang ingin kita gunakan. Sementara untuk produknya sendiri berwarna peach dan memiliki wangi seperti bedak sih menurutku.

Magic Peach Cream : blush on cream yang aman untuk kulit

Cara penggunaan Magic Peach Cream ini mudah banget, kocok dahulu sebelum digunakan, kemudian cukup oleskan pada pipi dan usap dengan ujung jari, tunggulah beberapa saat agar warnanya keluar. Magic Peach Cream ini memiliki kandungan yang aman bagi kulit sehingga dapat merawat wajah secara alami. Selain itu, Magic Peach Cream ini juga merupakan blush on cream yang sudah terdaftar di BPOM dengan nomor NA18181207528.

Komposisi :
Water, Glycerin, Isononyl Isononanoate, Polysorbate 20, Cyclopentasiloxane, Polyisobutene, Octyldodecanol, Lactic Acid, Phenoxyethanol, Octyldodecyl Xyloside, Sorbitan Caprylate, PEG-30 Dipolyhydroxystearate, Fragrance, Polyacrylate-13, Propylene Glycol, Simmondsia Chinensis Seed Oil, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Xylose, Cl 45370, Cl 45380.

Setelah aku coba mengaplikasikan Magic Peach Cream ini sebagai blush on, lipstik, dan eye shadow, klaim natural peach cream in 1 minute-nya memang terbukti sih menurutku. Nggak pake nunggu lama warnanya udah langsung keluar. Warnanya cukup pigmented tapi tetap terkesan natural. Untuk eye shadow cukup aplikasikan satu kali usap dikelopak mata langsung terlihat warnanya, sementara untuk blush on dikulit sawo matangku ini butuh dua kali usap, terakhir untuk lipstik butuh tiga kali usap karena warna bibirku cenderung gelap. Tapi aku bener-bener suka warnanya, warna peach natural yang pigmented. Oh ya untuk wanginya nggak begitu menyengat, bahkan cenderung nggak tercium ketika diaplikasikan. Sementara untuk teksturnya nggak bikin lengket tapi sukses bikin pipiku terlihat glowing. Untuk ketahanannya? Tahan lama banget! Aku kira warnanya bakalan hilang setelah aku wudhu, tapi ternyata warnanya masih menempel cantik di pipi, bibir, dan kelopak mataku.

kandungan Magic Peach Cream dapat merawat wajah secara alami

warnanya pigmented dan tahan lama

Magic Peach Cream ini bisa dibeli di web Sophie Paris atau bisa juga dengan memesan ke distributornya langsung yang tersebar diseluruh Indonesia. Lebih menyenangkan lagi, distributor yang ada ditiap kota nggak hanya satu, tapi ada cukup banyak jadi kita bisa memilih distributor yang jaraknya paling dekat dengan rumah kita. Untuk harganya sendiri Magic Peach Cream ini tergolong murah yaitu hanya Rp 36.900, tapi kalau kita mendaftar jadi member Sophie Paris kita akan mendapat diskon 30% sehingga harganya menjadi Rp 25.830 saja, murah banget kan? Jadi selain bisa bikin cantik, bisa jadi peluang bisnis juga nih.

Oh iya, cara daftar membernya juga gampang banget, gratis pula. Tinggal kunjungi web Sophie Paris dan ikuti langkah demi langkahnya. Ada banyak kemudahan yang kita dapatkan kalo kita mendaftar jadi member Sophie Paris, misalnya mendapat diskon 30% untuk setiap produk yang kita beli, selain itu kita bisa mendapatkan bonus juga, dan yang paling asyik bisa menjadi peluang usaha juga misalnya dengan memasarkan produk Sophie Paris secara online maupun offline.

Sophie Paris : selain bisa bikin cantik, bisa jadi peluang bisnis online dan offline juga

Like :
  • Warna peachnya cantik dan natural banget
  • Warnanya pigmented dan tahan lama
  • Teksturnya cream sehingga saat pengaplikasian nggak perlu brush tambahan
  • Bikin pipi glowing tapi nggak terasa lengket
  • Ukurannya yang kecil sehingga nggak memakan banyak tempat dan mudah dibawa kemana-mana
  • Kandungannya aman dan sudah terdaftar di BPOM
  • Mudah didapatkan walaupun harus beli di web atau distributor

Dislike :
  • Sejauh ini nggak ada yang nggak aku sukai dari produk ini

Caraku Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim Mulai dari Hal Sederhana dalam Keseharianku

Waktu jaman SD dulu tiap memasuki sekitar Bulan September udah bisa dipastiin kalo saat itu musim hujan dimulai. Sampe inget banget perkataa...