Minggu, 20 Oktober 2019

Wake Up! Wakaf Dompet Dhuafa : Berwakaf Nggak Seribet yang Aku Bayangkan

Apa yang terlintas pertama kali dalam pikiran teman-teman ketika mendengar kata “wakaf”? Hanya bisa dilakukan oleh orang kaya alias banyak uang, pemberi wakaf sudah dipastikan berusia lanjut, harta atau aset wakaf harus berjumlah besar, dan bentuknya biasanya seperti tanah kosong yang digunakan untuk pemakaman (hmm.. ngomongin pemakaman kok jadi serem ya). Itu yang pertama kali terlintas dalam pikiranku dahulu. Ribet banget ya pikiranku waktu itu.

Sebenernya apa sih yang dimaksud dengan wakaf? Wakaf adalah sedekah jariyah, yakni menyedekahkan harta kita untuk kepentingan umat. Ada banyak organisasi yang mengelola wakaf salah satunya Dompet Dhuafa, pernah dengar? Pasti udah nggak asing lagi dong. Dompet Dhuafa merupakan organisasi nirlaba terkemuka di Indonesia yang didirikan pada tahun 1993, yang mengangkat martabat dan pengabdian manusia dengan memanfaatkan dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf serta dana sosial lainnya baik dari individu, kelompok dan perusahaan.

Ngomongin Dompet Dhuafa, kebetulan banget beberapa waktu lalu aku dan lebih dari 30 orang teman-teman blogger berkesempatan berkunjung ke daerah Subang tepatnya ke Kebun Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa dalam rangka Blogger Meet Up bersama Dompet Dhuafa yang bertajuk “Wake Up! Wakaf”. Eh bentar-bentar, gimana ini, temanya wakaf tapi kok berkunjungnya ke kebun? Kebingunganku itulah yang membuatku bersemangat banget ikutan Blogger Meet Up ini. Kan daripada bingung sendirian dan hanya mengira-ngira mending meluncur langsung ke TKP biar dapat penjelasannya, iya nggak?

Sekitar jam 05.15 WIB aku udah berangkat dari rumahku di Jatinangor menuju meeting poin di Kantor Dompet Dhuafa Buah Batu Bandung. Kok pagi amat berangkat dari rumahnya? Karena rencana kami berangkat dari meeting poin jam 06.30 WIB untuk menghindari kemacetan, dari Bandung ke Subang walaupun jaraknya deket tapi kalo kena macet kan lumayan juga ya bakalan jadi lama. Setelah semua peserta berkumpul, kami berangkat bersama-sama ke Kebun Indonesia Berdaya di Subang menggunakan kendaraan yang sudah disediakan. Perjalanan terbilang lancar walau melewati jalur Lembang karena mungkin saat kami berangkat bukan jam berangkat atau pulang kantor. Mendekati lokasi, sepanjang jalan kami disuguhkan hamparan kebun nanas yang sudah mulai berbuah. Kemudian mulai terlihat kebun buah naga yang ternyata disekitar situlah lokasi meet up-nya.


Tiba di lokasi, panasnya daerah Subang langsung terasa ditambah teriknya matahari yang mulai naik. Beruntung kami disuguhkan jus nanas yang segar dengan rasa asam manisnya yang pas. Ada pula beberapa jenis cemilan sehat seperti ubi, singkong, jagung, kacang, dan pisang. Yups aku sebut itu semua cemilan sehat karena cara pengolahannya direbus, hehe.. nggak ketinggalan ada juga sate nanas (terus, buah naganya mana? sayangnya ternyata belum berbuah). Oh iya, selain disambut dengan cemilan-cemilan yang menggugah selera, kami juga disambut dengan alunan musik khas sunda yang bakalan bikin betah berlama-lama disini. Nggak ketinggalan juga sambutan dari para staf dan pengelola Dompet Dhuafa dan Kebun Indonesia Berdaya yang ramah-ramah.



Tak lama kemudian acara dibuka oleh MC, kemudian disusul pemaparan dari Bapak Bobby P. Manulang selaku General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, dan Bapak Kamaludin selaku Manager Program Ekonomi Dompet Dhuafa. Dari sini aku mulai paham bahwa bentuk harta wakaf nggak hanya yang aku kira diawal. Wakaf dapat berupa lahan yang dapat terus diberdayakan untuk membantu kesejahteraan umat yang disebut juga Wakaf Produktif. Aset wakaf produktif yang dikelola oleh Dompet Dhuafa sendiri ternyata sudah cukup banyak, diantaranya :

1. Bidang Pendidikan; terdiri dari beberapa sekolah, gedung pendidikan, pesantren, dan lembaga pendidikan non formal
2. Bidang Kesehatan; terdiri dari beberapa rumah sakit, klinik, optik, dan apotek
3. Bidang Ekonomi; terdiri dari kebun berdaya, pabrik pengolahan buah, minimarket, peternakan dan lainnya
4. Bidang Sosial Budaya; terdiri dari beberapa masjid

Kebun Indesia Berdaya dan Rumah Produksi Olahan Nanas (atau disebut juga Rumah Industri Pengolahan Nanas) yang aku dan teman-teman Blogger kunjungi kala itu merupakan salah satu wakaf produktif dimana lahan dan donasi wakaf yang dihimpun Dompet Dhuafa dapat menjadi sumber ekonomi produktif yang dapat memberi manfaat ekonomi bagi kaum dhuafa. Kebun Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa mengolah lahan seluas 10 Hektar yang ditanami aneka tanaman buah diantaranya buah nanas dan buah naga. Sementara Rumah Industri Nanas merupakan pabrik ekstrak buah yang akan mengolah buah-buahan hasil dari Kebun Indonesia Berdaya menjadi selai, sirup, dan lainnya. Pabrik ini diharapkan dapat berproduksi dengan padat karya dan menyerap tenaga kerja dari kalangan dhuafa. Semua produk yang dihasilkan merupakan hasil pemberdayaan karena semua petani binaan Dompet Dhuafa selain dibina menjadi petani, mereka dibina juga untuk proses marketingnya.

Tujuan dari wakaf produktif Dompet Dhuafa yakni ingin menyelamatkan aset umat dan membebaskan tanah seluas-luasnya untuk kesejahteraan umat. Adapun donasi wakaf Dompet Dhuafa tahun ini terus meningkat pesat dari tahun sebelumnya dengan total keseluruhan penerima manfaat terdiri dari 30 KK, 10 SDM, 12 desa. Persentase paling besar dari wakaf produktif ini yakni pada bidang kesehatan.




Hari semakin terik, sebelum matahari benar-benar bagaikan berada di atas kepala, kami diajak untuk berkeliling Kebun buah nanas sekaligus buah naga. Sambil menyimak penjelasan dari salah satu Staf Dompet Dhuafa yang menjadi guide kami saat itu, kami melihat tanaman buah nanas dan buah naga terhampar diatas lahan seluas 10 Hektar itu. Hingga tibalah kami disebuah peternakan domba yang ternyata masih dikelola oleh Dompet Dhuafa. Aku cukup kaget karena di area peternakan yang menurutku tidak begitu besar tersebut ternyata mampu menampung hingga 1000 ekor domba yang ketika Idul Adha dapat dimanfaatkan menjadi hewan kurban. Tepat di depan kandang-kandang domba yang terbagi menjadi kandang pembibitan dan kandang penggemukan ini terlihat beberapa pegawai yang sedang mengolah daun singkong menjadi silase (mendengar kata ‘silase’ seketika aku ingat masa-masa kuliah dijurusan Biologi beberapa tahun yang lalu, hehe maafkan aku yang malah bernostalgia).





Akhirnya tibalah waktu untuk istirahat sholat dan makan siang. Ini dia yang nggak kalah dinanti, iya kan? Kami semua menikmati hidangan menu makan siang khas sunda dengan suka cita. Setelah istirahat sejenak kami melanjutkan acara mengunjungi Rumah Industri Pengolahan Nanas yang jaraknya tak jauh dari Kebun Indonesia Berdaya ini, tapi tetap untuk menuju lokasi rumah industri tersebut harus menggunakan kendaraan. Rumah Industri Pengolahan Nanas tersebut terdiri dari bangunan kantor di bagian depan dan pabrik di bagian belakang. Sayang banget waktu kami kesana sedang tidak ada proses produksi, padahal aku ngarep banget sedang ada proses produksi biar bisa lihat langsung bagaimana proses pengolahan buah nanasnya.



Nggak terasa hari mulai menuju sore, akhirnya kami bersiap pulang menuju Bandung (menuju rumah masing-masing tepatnya, hehe). Melewati jalur yang sama dengan jalur berangkat tadi pagi, perjalanan pulang hingga daerah Lembang cukup lancar, namun memasuki daerah Bandung kami disuguhi kembali realita kota dengan segala kemacetannya.

Ditengah kemacetan aku kembali mengingat-ingat pengetahuan baru yang aku dapatkan hari itu. Bahwa ternyata untuk berwakaf nggak harus nunggu jadi kaya raya dulu, karena Dompet Dhuafa punya program wakaf Rp 10.000 perorang yang nantinya patungan dengan banyak umat muslim lainnya. Ini menarik banget buat milenial kayak aku yang punya cita-cita pengen berwakaf tapi masih ngos-ngosan nabung buat masa depan (cieee masa depan). Aku jadi terdorong banget buat ngajakin teman-temanku untuk turut serta berwakaf bersama di Dompet Dhuafa. Kunjungan hari itu bener-bener jadi pengalaman tak terlupakan buatku karena selain bisa melihat hamparan perkebunan yang luas (itung-itung refreshing karena kalo hari kerja pemandanganku hanya komputer beserta data dan angka), aku juga mendapat pencerahan baru mengenai wakaf bahwa berwakaf nggak seribet yang aku bayangkan sebelumnya. Justru dengan Dompet Dhuafa membuat wakaf menjadi lebih mudah.

Kantor Dompet Dhuafa Jabar (Bandung) :
Jl. R.A.A Marta Negara No.22A Turangga, Kec.Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40264

Kebun Indonesia Berdaya Dompet Dhuafa :
Desa Cirangkong, Kec.Cijambe, Subang, Jawa Barat

Jumat, 11 Oktober 2019

Bebas Beraktivitas Tanpa Anyang-Anyangan


Menjalani hari-hari dengan segudang aktifitas tentu membutuhkan kondisi badan yang sehat. Apalagi bagi seorang wanita dengan perannya masing-masing. Kenapa aku soroti wanita? Karena saat ini nggak sedikit wanita yang justru memiliki banyak aktifitas, misalnya sebagai ibu rumah tangga sekaligus berkarir, sebagai wanita karir dengan banyak kegiatan diluar pekerjaan, bahkan sebagai mahasiswi sekaligus berkarir juga, dan lain sebagainya. Padahal ada banyak masalah kesehatan yang menghantui wanita setiap saat yang malah bisa mengganggu aktifitasnya. Nggak hanya penyakit-penyakit ‘berat’ yang selama ini diketahui menghantui para wanita saja. Tapi ternyata ada penyakit yang justru mungkin masih belum kita sadari atau bahkan malah kita sepelekan, salah satunya Anyang-anyangan, pernah dengar?

Anyang-anyangan? Apa tuh?

Anyang-anyangan atau disebut juga Disuria adalah kondisi nggak nyaman saat buang air kecil misalnya rasa sakit, nyeri, rasa panas atau terbakar pada area kelamin wanita. Buang air kecilpun jadi lebih sering dari biasanya. Gejala lainnya bisa berupa kesulitan mengontrol kandung kemih, urin berwarna keruh dan lebih pekat bahkan terkadang disertai darah, dan lain-lain. Anyang-anyangan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria tanpa memandang usia. Tapi pria pun nggak menutup kemungkinan bisa terserang Anyang-anyangan juga.

Apa saja penyebab Anyang-anyangan?

Anyang-anyangan bisa juga disebabkan oleh adanya batu pada saluran kemih, iritasi pada organ intim, faktor hormonal seperti menopause, kanker, peradangan pada vagina, bahkan yang sering nggak kita sadari adalah penggunaan sabun atau produk perawatan organ intim. Ternyata Anyang-anyangan walau dianggap sepele tapi ngeri juga ya?

Apa bedanya Anyang-anyangan dengan Infeksi Saluran Kemih?

Lalu, apakah Anyang-anyangan sama dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK)? Ternyata Anyang-anyangan berbeda dengan Infeksi Saluran Kemih. Anyang-anyangan merupakan suatu gejala yang menunjukan adanya sebuah penyakit, gejalanya beda-beda tiap orang. Pada beberapa gejala ada yang bisa mengarahkan kepada penyakit Infeksi Saluran Kemih misalnya rasa nyeri karena infeksi dari bakteri. Kondisi terserang Anyang-anyangan tentu mengganggu banget aktifitas kita sehari-hari. Apalagi kalo kita punya segudang aktifitas dengan mobilitas tinggi. Duh jangan sampai terkena Anyang-anyangan deh.

Apa yang harus kita lakukan jika terkena Anyang-anyangan?

Apa yang harus kita lakukan jika muncul tanda-tanda seperti Anyang-anyangan terjadi? Langkah pertama yang harus dilakukan adalah sebaiknya periksa ke dokter daripada kita hanya mengira-ngira sendiri. Setelah kita tau apakah kita terserang Anyang-anyangan atau bukan, maka kita bisa mengambil langkah selanjutnya yang terbaik untuk kesehatan tubuh kita.

Tapi untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih nggak ada salahnya untuk selalu menjaga kesehatan area organ intim, istirahat yang cukup, atau juga bisa mengkonsumsi jus cranberry. Eh tapi kalo punya banyak kesibukan dan nggak sempet bikin jus cranberry gimana? Tenang, ada Prive Uri-cran. Obat apa nih? Pahit nggak ya? Obat kan pahit...

Prive Uri-cran merupakan suplemen makanan yang dapat membantu memelihara kesehatan saluran kemih. Ada dua jenis Prive Uri-cran berdasarkan bentuknya, yakni ada yang berbentuk serbuk yang dapat dilarutkan dengan air, ada juga yang berbentuk kapsul. Keduanya sama-sama mengandung Cranberry Extract.

Cranberry merupakan buah golongan berry kaya nutrisi dan rendah kalori yang dipercaya dapat mengatasi keluhan pada saluran kemih karena adanya zat Proantocyanidin yang terkandung dalam buah cranberry. Cranberry juga dapat membantu membunuh kuman, penyembuhan penyakit, bahkan mengatasi demam.

  • Prive Uri-cran Plus

Prive Uri-cran Plus berbentuk serbuk yang mengandung Cranberry Extract plus Vitamin C dan Probiotic. Prive Uri-cran Plus dapat membantu memelihara kesehatan saluran kemih dengan aturan pakai 1-2 sachet per hari. Bentuknya berupa serbuk berwarna pink yang dapat dilarutkan dengan air. Soal rasanya? Rasanya asem-asem seger, tapi nggak asem banget kok.

Komposisi per sachet :
Cranberry Extract 375 mg, Vitamin C 60 mg, Bifidobacterium bifidum 0.1 mg, Lactobacillus acidophilus 0.1 mg, Fructo Oligo Saccharides 0.1 mg, Calcium Lactate Glukonate 1 mg. Dengan bahan tambahan Maltodextrin, Lactosa, Asam sitrat, Tricalcium Phospate, Tara Gum, Cranberry flavor, Calamandin Fruit Juice, Red Grape Root, dan Sucralose.

Penyimpanan :
Simpan dibawah suhu 30°, jauhkan dari suhu tinggi dan sinar matahari langsung, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Prive Uri-cran

Prive Uri-cran berbentuk kapsul yang juga mengandung Cranberry Extract. Prive Uri-cran ini dapat membantu memelihara kesehatan saluran kemih dengan aturan pakai 1-2 kapsul per hari. Bentuknya berupa kapsul berwarna pink yang isinya berupa serbuk berwarna pink juga. Aku icip-icip serbuk dalam kapsul ini juga rasanya asem-asem seger gitu, jadi nggak pahit sama sekali ya.


Komposisi per kapsul :
Vaccinium macrocarpon (Cranberry Extract) 250 mg. Dengan bahan tambahan : Laktosa, Magnesium stearat, dan silikon dioksida.

Penyimpanan :
Simpan pada ruangan yang sejuk dan kering, jauhkan dari suhu tinggi dan sinar matahari langusng, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Sesekali aku mengkonsumsi Prive Uri-cran ini walaupun sebelumnya aku nggak terserang tanda-tanda Anyang-anyangan sih, tapi untuk menjaga kesehatan saluran kemih aja. Sejauh ini nggak ada efek negatif apapun yang aku rasakan sih. Oh ya, Prive Uri-cran ini juga aman untuk ibu hamil lho. Terus apakah bisa dikonsumsi oleh pria juga? Tentu bisa juga dong. Prive Uri-cran ini udah bisa didapatkan dengan mudah baik online maupun offline. Tinggal pilih lebih seneng mengkonsumsinya dalam bentuk serbuk (minuman) atau kapsul.

Price :
Prive Uri-cran Plus (serbuk) : Rp 115.000 per dus (isi 15 sachet)
Prive Uri-cran (kapsul) : Rp 150.000 per dus (isi 30 kapsul)

Kunjungi juga website dan media sosial Prive Uri-cran :
Instagram : @uricran.id
Facebook : Prive Uri-cran

9 Manfaat Minyak Kutus Kutus Untuk Kesehatan


Kemungkinannya kamu pernah mendengar atau bahkan pernah mencoba minyak kutus kutus kan? Lalu sebenarnya ini minyak apa dan untuk apa? Minyak ini berasal dari Bali yang beberapa waktu lalu hingga saat ini menarik perhatian para pecinta pengobatan herbal. Pasalnya minyak tersebut dipercaya memiliki manfaat untuk mengatasi dan mengobati berbagai macam penyakit. Untuk lebih jelasnya berikut dibawah ini beberapa manfaat minyak yang berasal dari Bali tersebut untuk kesehatan diantaranya yaitu :

  • Mengobati Sakit Kepala
Akan berkurangnya gejala sakit kepala yang kamu derita berkat aroma yang dihasilkan minyak tersebut yang dapat memberikan efek relaksasi. Cara memanfaatkannya adalah dengan membalurkan minyak tersebut pada bagian pelipis.

  • Sebagai Antioksidan 
Berbagai macam bahan yang digunakan didalam pembuatan minyak tersebut seperti Bunga lawing, temulawak, daun neen, dan juga bahan lainnya dikenal sebagai unsur herbal yang dapat menjadi antioksidan. Sehingga jangan heran jika minyak tersebut dipercaya dapat menangkal kanker dan menjaga sistem kekebalan tubuh. Pasalnya sifat antioksidan dari minyak tersebut dapat menjaga tubuh dari berbagai macam virus, bakteri, dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi. 

  • Sebagai Obat Pereda Nyeri 
Adanya beberapa bahan didalam minyak tersebut yang dapat bertindak sebagai obat analgesic ataupun pereda nyeri. Manfaat yang satu ini menyebabkan minyak yang aslinya banyak digunakan untuk meredakan berbagai gejala penyakit seperti asam urat, nyeri sendi, nyeri otot, ataupun nyeri haid. 

  • Dapat Meningkatkan Vitalitas
Purwaceng merupakan salah satu kandungan utama didalam pembuatan minyak tersebut. Dimana tanaman ini merupakan tanaman herbal yang telah dikenal sebagai afrodisiak atau pembangkit gairah seksual. Pasalnya kandungan yang ada didalam Purwaceng dipercaya dapat meningkatkan vitalitas pria ataupun wanita. 

  • Dapat Menjaga Kesehatan Mulut 
Minyak tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam masalah yang menggangu kesehatan mulut seperti bau mulut, gusi bengkak, dan juga sariawan. Pasalnya adanya beberapa komposisi dari minyak tersebut mengandung antibakteri. 

  • Dapat Menjaga Sistem Pencernaan dan Meningkatkan Nafsu Makan
Dengan menggunakan minyak tersebut juga maka akan terjaganya sistem pencernaan. Minyak tersebut dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti kerja lambung, mengatasi sakit perut, dan masalah pencernaan yang lainnya. Selain itu juga minyak tersebut dipercaya dapat menambah nafsu makan terlebih pada anak anak. 

  • Dapat Melembapkan Kulit 
Adanya kandungan minyak kelapa didalam minyak tersebut dipercaya dapat melembabkan kulit. Penggunaan minyak tersebut dapat menjadi solusi bagi mereka yang memiliki kulit kering atau bersisik. Seperti yang telah diketahui jika minyak kelapa kaya akan kandungan nutrisi dan gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. 

  • Dapat Mengatasi Wasir 
Memang wasir ini bukanlah penyakit mematikan, tetapi nyatanya banyaknya masyarakat Indonesia yang menderita penyakit tersebut. Untuk mengatasi gejala penyakit wasir ini maka penderitanya bisa memanfaatkan minyak yang berasal dari Bali tersebut.

  • Dapat Mengatasi Berbagai Macam Penyakit Serius
Minyak tersebut juga dipercaya oleh beberapa orang dapat mengatasi beberapa penyakit serius seperti darah tinggi, diabetes, hingga penyakit jantung. Kemungkinannya kemampuan tersebut didapatkan dari sifat minyak tersebut sebagai healing oil yang dapat membantu tubuh untuk melakukan self healing. Dengan begitu pemanfaatan minyak tersebut dapat membantu tubuh untuk melawan penyakit dan menyembuhkan diri sendiri. 

Cara tepat menggunakan minyak tersebut adalah dengan mengaplikasikannya secara langsung ke kulit. Minyak tersebut juga cenderung aman diaplikasikan pada area sensitif misalnya saja kelopak mata.

Kamis, 03 Oktober 2019

[REVIEW] Rejoice Shampoo 3in1 Perfect Cool


Kalo ditanya sejak kapan aku berhijab? Aku berhijab dari sejak kelas 4 SD. Alasannya karena ngikutin kakak perempuanku, udah nggak aneh kan ya kalo adik perempuan tuh pasti selalu ngikutin apapun yang dilakukan kakak perempuannya. Tapi alhamdulillah walaupun niat awal aku berhijab karena ngikutin kakakku, aku nggak pernah sekalipun membuka kembali hijabku didepan yang bukan mahram karena seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit aku mengetahui bahwa salah satu kewajiban bagi seorang muslimah adalah menutup auratnya.

Ngomong-ngomong tentang hijab, pasti bakalan nyambung juga ngomongin tentang masalah rambut. Apalagi dengan segudang aktivitas yang dimiliki setiap wanita berhijab yang cukup menyita waktu. Misalnya aku yang saat ini bekerja, berangkat ke kantor pagi-pagi dan baru sampai rumah malam hari apalagi kalau kena macet. Belum lagi setiap weekend terkadang aku harus melakukan kegiatan diluar ruangan baik karena pekerjaan maupun hobi yang kumiliki. Selain karena aktivitas yang cukup menyita waktu, ada juga beberapa kebiasaanku yang kemungkinan menimbulkan masalah rambut juga, misalnya aku cukup sering langsung menggunakan hijab ketika kondisi rambut masih setengah kering.

Lalu, apa saja masalah rambut yang aku hadapi? Rambutku jadi mudah lepek, berketombe, bau apek, dan mudah rontok juga. Udah nggak keitung berapa merek shampoo anti ketombe yang pernah aku coba, dari yang iklannya sering muncul ditelevisi sampai yang iklannya nggak ada sama sekali ditelevisi, dari yang aroma shampoonya wangi semerbak sampe yang aroma shampoonya kurang akrab dihidungku, bahkan dari yang harganya murah sampe yang harganya agak ‘mahal’. Hasilnya? Bertahan beberapa saat, abis itu ada aja masalah lain yang muncul pada rambutku, misalnya kulit kepala yang jadi terasa panas, rambut jadi kasar, bahkan pernah juga kulit kepalaku jadi ketombean lebih banyak dari sebelumnya. Nah lho?


Dari sederet pengalaman permasalahan rambutku lantas aku nyerah? Nggak dong! Semangat berjuangku untuk menemukan shampoo yang cocok untuk permasalahan rambut berhijabku masih membara kok, hehe. Beberapa waktu lalu aku baru ngeuh kalo shampoo Rejoice punya shampoo khusus untuk rambut berhijab. Aku lirik sekilas, packagingnya kok keren banget sih, kekinian banget. Setelah aku baca apa saja manfaatnya, seneng banget dong karena manfaatnya dapat mengurangi ketombe, rambut lepek, dan yang pasti aromanya aku suka banget.

Shampoo Rejoice untuk rambut berhijab ini dinamai New Rejoice Hijab Perfection Series. Ada dua varian shampoo dan satu varian kondisioner. Baik shampoo maupun kondisionernya sama-sama memiliki klaim segar+lembut+anti ketombe.
  1. Rejoice 3in1 Shampoo Perfect Cool; dengan aroma kesegaran mentol, keharuman bunga kasturi, sensasi sejuk dingin seketika, dan klaimnya kesejukan dari Subuh hingga Isya, waw!
  2. Rejoice 3in1 Shampoo Perfect Perfume; dengan keharuman bunga kasturi, kesegaran menawan, dan memiliki aroma parfum mawar.
  3. Rejoice 3in1 Conditioner; dengan keharuman bunga kasturi, aroma kesegaran mentol, dan sensasi sejuk dingin seketika. Wah jarang banget nih ada kondisioner yang punya sensasi sejuknya.
Varian Rejoice yang aku gunakan adalah Rejoice 3in1 Shampoo Perfect Cool. Pertama liat packagingnya suka banget sama desain sampul plastiknya, kalo bentuk botolnya sih rasanya masih tetap sama dengan kemasan yang dulu.Sementara untuk tekstur shampoonya menurutku shampoo ini agak lebih cair, dengan warna shampoo kebanyakan yaitu warna putih. Begitu tutup botolnya yang berbentuk flip top dibuka, langsung kecium semerbak aroma mentolnya. Nggak nunggu lama aku langsung cobain shampoonya, kebetulan juga udah waktunya keramas, hehe. Untuk klaim aroma kesegaran mentolnya beneran ada, bahkan aku rasa aroma mentol shampoo Rejoice ini lebih nyaman dihidungku. Klaim sensasi sejuk dingin seketikanya juga cukup terasa dikulit kepalaku. Lalu untuk klaim kesejukan dari Subuh hingga Isya gimana? Terbukti juga dong! Kulit kepalaku nggak terasa panas sama sekali setelah menggunakan shampoo Rejoice ini. Kulit kepalaku tetep sejuk seharian. Oh ya, waktu aku coba shampoo Rejoice ini sengaja banget aku cuma pake shampoonya aja nggak pake tambahan kondisioner, masker rambut, vitamin rambut dan lain-lain karena aku pengen bener-bener tau gimana rasanya pake shampoo ini aja tanpa produk tambahan untuk rambut dan kulit kepalaku. Untuk semua klaimnya terbukti dirambut dan kulit kepalaku. Bahkan pernah satu kali karena aku lagi buru-buru, setelah aku selesai keramas pake shampoo Rejoice ini, aku langsung pake hijab padahal rambutku masih setengah kering. Aku kira rambutku bakalan bau apek, eh tapi ternyata nggak bau apek sama sekali dong. Eits, tapi kebiasaanku yang sering langsung pake hijab dengan rambut yang masih setengah kering ini jangan ditiru ya!). Karena nggak ada efek negatif yang aku rasakan setelah menggunakan shampoo Rejoice ini, maka sampe sekarang aku masih pake shampoo ini. Rasanya jadi pengen keramas terus, haha.



Komposisi :
Water, Sodium Laureth Sulfate, Sodium Lauryl Sulfate, Dimethicone, Glycol Distearate, Cocamidopropyl Betaine, Menthol, Sodium Citrate, Cocamide MEA, Sodium Xylenesulfonate, Fragrance, Sodium Benzoate, Zinc Pyrithione, Sodium Chloride, Benzyl Alcohol, Guar Hydroxypropyltrimonium Chloride, Citric Acid, Methylchloroisothiazolinone, Methylisothiazolinone.

Cara penggunaan :
Kocok sebelum digunakan, kemudian basahi rambut. Tuangkan shampoo ditelapak tangan dan pijatkan pada kulit kepala hingga berbuih, lalu bilas hingga bersih. Kayaknya hasilnya bakalan lebih bagus lagi kalo setelah keramas dilanjutkan dengan menggunakan kondisionernya.


Nggak susah buat nemuin shampoo Rejoice ini, karena shampoo ini bisa kita temukan dengan mudah di toko-toko retail baik di toko tradisional maupun supermarket, drugstore, bahkan e-commerce sekalipun kalo kita males keluar rumah buat beli shampoonya. Ada beberapa e-commerce yang bisa kamu kepoin sekarang! Lazada, Blibli, Shopee, dan Tokopedia. Untuk ukuran, shampoonya memiliki tiga ukuran yakni 170ml, 340ml, dan 600ml. Sementara kondisionernya punya dua ukuran yakni 170ml dan 320ml. Tinggal pilih deh mau ukuran yang mana. Aku tambah seneng karena harga shampoo dan kondisioner Rejoice ini terjangkau banget, misalnya untuk shampoo dan conditioner ukuran 170ml seharga Rp 23.900, terjangkau banget kan?

Jadi penasaran banget nggak sih setelah baca semua klaimnya yang terbukti dirambut dan kulit kepalaku? Makanya, yuk cobain shampoo Rejoice juga deh!

Instagram : @rejoice.id
Facebook : Rejoice Indonesia

#kesempurnaanberhijab
#rejoicehijabperfection
#sesejukhijrahmu
#hijab
#hijabers
#shampoohijab

Caraku Mendukung Mitigasi Perubahan Iklim Mulai dari Hal Sederhana dalam Keseharianku

Waktu jaman SD dulu tiap memasuki sekitar Bulan September udah bisa dipastiin kalo saat itu musim hujan dimulai. Sampe inget banget perkataa...