Sabtu, 21 April 2018

[REVIEW] Innisfree Aloe Revital Soothing Gel


Masih tentang Innisfree, hehe.. Kali ini aku mau review aloe veranya Innisfree. Ini pertama kalinya aku pake aloe vera setelah sebelumnya bener-bener cuek bebek sama produk-produk aloe vera, kirain manfaatnya buat apaan gitu eh ternyata banyak banget manfaat dari aloe vera.

Siapa sih yang nggak tau aloe vera? Pasti udah nggak asing lagi ya. Soal manfaatnya? Bejibun banget! Tapi disini aku nggak akan bahas lebih dalam apa itu aloe vera ataupun apa aja manfaatnya karena aku yakin kalian udah pada tau lebih dulu. Disini aku bakal review aloe vera punyanya Innisfree.


Aloe vera yang dikeluarkan oleh Innisfree diberi nama Innisfree Aloe Vera Soothing Gel. Kalo brand lain biasanya menyantumkan berapa persen kandungan aloe veranya, Innisfree nggak. Tapi denger-denger sih kandungan aloe veranya mencapai 93%, waw!!! Dan kalo kebanyakan brand lain menggunakan jar berukuran besar untuk kemasan produk aloe veranya, lain lagi dengan Innisfree yang menggunakan kemasan berbentuk tube yang juga berukuran cukup besar yaitu 300 ml. Ini jadi point plus sih buat aku pribadi, karena aku lebih suka kemasan berbentuk tube daripada jar karena jadinya lebih higienis.


Innisfree Aloe Vera Soothing Gel merupakan soothing gel multi fungsi dengan formula dari aloe vera organik Jeju yang membantu melembabkan dan menenangkan kulit lelah secara instan.

Cara penggunaannya mudah banget, tinggal aplikasikan produk ke bagian tubuh yang terasa kering dan mengalami iritasi, seperti rambut, wajah, lengan, kaki, dan lain-lain. Aloe vera ini dapat digunakan kapan saja cukup dengan mengoleskan produk ke bagian yang diinginkan.


Komposisi :
Aloe Barbadensis Leaf Extract (93,6%), Butylene Glycol, Madecassoside, Citrus Unshiu Peel Extract, Orchid Extract, Camellia Sinensis Leaf Extract, Camellia Japonica Leaf Extract, Opuntia Coccinellifera Fruit Extract, Menthoxypropanediol, Sodium Polyacrylate, Water, Acrylates/C 10-30 Alkyl Acrylate Cross Polymer, Tromethamine, Phenoxyethanol 


Tutup kemasannya bersegel walau cuma pake kayak plastik kecil gitu, tapi seenggaknya itu menandakan kalo produk ini aman dari tangan-tangan jahil, hehe.. Dan ternyata lubang tube dibagian dalamnya pun diberi segel juga, yang ini bener-bener menandakan kalo produk ini aman dari tangan-tangan jahil sekaligus bebas kontaminasi (apasiiih bahasanya). Untuk lubang tutup tubenya menurutku terbilang kecil untuk aloe vera berukuran 300 ml ini. Jadi dijamin isi produknya nggak akan meleber kemana-mana.

tutup bagian luar bersegel

lubang tube bagian dalam bersegel



Karena ini aloe vera pertama yang aku coba, jadi aku nggak bisa bandingin dengan aloe vera dari brand lain. Tapi kata temenku yang udah pernah nyoba aloe vera dari berbagai brand, aloe vera dari Innisfree ini emang kerasa lebih sejuk/dingin dibanding brand lain.

Untuk daya serapnya, aloe vera dari Innisfree ini menurutku sih sangat mudah menyerap ke kulit. Baik waktu aku gunakan sebagai primer maupun sebagai sleeping mask. Udah semingguan ini aku rutin pake aloe vera dari Innisfree ini. Alhamdulillah nggak ada keluhan apapun muncul dikulit wajahku. Yuhuuu seneng deh kulitku bisa cocok sama produk-produknya Innisfree...




Oh ya, yang aku suka dari aloe vera Innisfree ini selain karena kemasannya yang berbentuk tube dan bersegel, formulanya yang cepat menyerap dikulit, aloe vera Innisfree ini juga no-parfume sehingga hampir nggak ada wewangian apapun tercium dari aloe vera ini. Sukaaaa...

Plus :
(+) kemasan berbentuk tube dan bersegel jadi aman
(+) no parfume
(+) cepat menyerap dikulit
(+) lebih sejuk dibanding aloe vera lainnya (ini berdasar pendapat temenku)
(+) produk mudah didapatkan

Minus :
(-) ukurannya terlalu besar jadi nggak travel friendly, tapi aku tetep suka kok

Harga : Rp 100.000
Repurchase? Yes Yes Yes!!!!

Selasa, 17 April 2018

Berkunjung ke Innisfree Official Store PVJ Bandung




Aku lagi happy nih soalnya keinginanku buat berkunjung ke Innisfree Official Store terwujud minggu lalu, wkwk norak ya? Biarin ah!! Dan biar terus happy, maka kan kuabadikan semua ceritanya disini. Tapi sebelumnya, sedikit cerita dulu kenapa aku pilih Innisfree.

Kenapa aku pilih Innisfree? Alasannya bukan hanya karena Innisfree punya official store di Bandung aja sih. Tapi berdasarkan review yang aku baca dan tonton dari para blogger/vlogger, produk-produk Innisfree ini biasanya non alkohol dan non parfume. Pas banget sama yang aku cari karena aku nggak terlalu suka sama produk yang kadar alkoholnya tinggi apalagi berparfume.

Sebelum ke storenya, aku sempetin visit web Innisfree Indonesia dulu. Ternyata informasi yang tersedia di webnya sangat lengkap. Mulai dari informasi produk yang dilengkapi keterangan, harga (dalam rupiah), sampai reviewnya pun ada. Nggak lupa lokasi store Innisfree Indonesia pun ada disertai dengan alamat lengkapnya. Sekaligus aku daftar jadi new member Innisfree di webnya. Cara daftar dan persyaratannya sangat mudah kok. Oh ya waktu aku visit webnya Innisfree kebetulan Innisfree lagi bagi-bagi sampel Innisfree Green Tea Seed Serum gratis, nggak mau ketinggalan aku daftar juga dong. Sampelnya bisa diambil di store Innisfree yang kita pilih.

Dan inilah pengalaman pertamaku berkunjung ke Innisfree Official Store PVJ Bandung..

Sebenernya Innisfree Official Store ini udah ada agak lama di PVJ Bandung, tapi aku baru ngeh nya awal tahun 2018 hehehe.. Akhirnya Sabtu, 14 April 2018 aku baru sempet kesana. Nggak susah nemuin letak storenya, dari arah depan PVJ tinggal belok kiri dan nyampe deh. Di depan pintu aku disambut Lee Min Ho, wkwk nggak sih itu cuma gambarnya doang (tapi sambil berkhayal seandainya bener), yang aslinya ada beberapa mbak-mbak SPG-nya yang warna dan model seragamnya lucu (salah fokus).

Nggak pake lama aku langsung ambil keranjang belanjaan dan menuju tempat produk incaranku saat ini, apakah itu? Aku beli Innisfree Aloe Revital Soothing Gel. Keliling-keliling bentar liat produk lainnya. Tapi karena stok skincare dan makeupku yang lainnya masih ada, jadi kalo nanti udah pada abis pasti bakalan balik ke Innisfree lagi deh buat beli varian produk yang lainnya.

Setelah selesai nyari produk incaran dan keliling-keliling, aku langsung ke meja kasir dan nggak lupa bilang mau ambil sampel Innisfree Green Tea Seed Serum dan daftar jadi member baru. Karena sebelumnya aku udah daftar via web, jadi proses pendaftaran di storenya nggak makan waktu, kita tinggal sebutin nomor hape kita aja.

Innisfree bisa aja bikin konsumennya seneng. Selain banyak promo menarik, dapat free sampel untuk pembelanjaan nominal berapapun, ternyata untuk member baru juga dapat Welcome Kit yang isinya produk-produk best sellernya Innisfree plus dapat member card juga yang bisa digunakan diseluruh store Innisfree di Indonesia. Jadilah aku pulang dengan membawa banyak produk dari Innisfree..  

akhirnyaaa


member card innisfree

free sampel innisfree aloe revital soothing gel

free sampel innisfree super volcanic pore clay mask

free sampel innisfree green tea seed serum

welcome kit - innisfree orchid enriched cream

welcome kit - innisfree super volcanic pore clay mask

welcome kit - innisfree green tea seed serum

Soon aku bakal posting review dari produk-produk Innisfree yang aku dapetin yaa..

Sabtu, 07 April 2018

My Blog : My New Moment, My New Me



Bikin blog dari kapan tahun, hmm.. 2009 kali ya waktu ada mata kuliah komputer yang artinya udah 9 tahun yang lalu. Udah gitu didiemin aja nggak digimana-gimanain. Ditengokin lagi taun 2012 dan itu cuma diutak-atik templatenya aja. Kemudian tahun 2016 hati ini tergerak buat mulai serius ngeblog. Tapi waktu itu cuma sekedar corat-coret postingan seadanya dan ikutan lomba sambil niat nggak niat. Akhir 2017 nekat ikutan Meet Up Blogger Muslimah, ketemu para blogger keren dan udah berpengalaman banget di dunia per-blog-an. Dapet banyak banget ilmu dari sana, sekaligus makin nambah semangat buat serius ngeblog.

Awal 2018 mulai ikutan beberapa komunitas blogger. Ikutan beberapa eventnya juga, ketemu lagi sama lebih banyak blogger keren dan berpengalaman banget di dunia per-blog-an. Apalah aku yang baru mulai ngeblog ini.. seneng iya minder iya. Tapi bersyukur banget bisa ketemu mereka semua. Ternyata para blogger yang kutemui baiiiiik banget semuanya. Seneng deh makin banyak temen.

Awal 2018 ini juga aku makin fokus ngeblog. Banyakin tulisan yang aku posting, semoga tulisan-tulisanku bermanfaat. Untuk tema tulisan-tulisannya, saat ini aku lebih milih lifestyle blogger sih. Kenapa? Karena aku masih pengen bahas berbagai macam hal, walaupun minatku sebenernya lebih ke fashion dan beauty. Kedepannya pengen banget bikin tulisan semacam fashion/beauty tips atau tutorial gitu, tapi bertahap lah ya sambil ngumpulin bahannya hehe.. Sambil benerin lagi tata cara tulis menulisku.


Tahukah apa yang aku rasakan dengan menulis blog? Nulis blog jadi bikin aku kayak nemuin hobi baru, minat baru, passion baru, semangat baru, apapun itu namanya yang pasti bikin aku jadi lebih happy. Rasanya seneng aja ngejalaninnya walau terkadang dikejar deadline tapi rasanya bener-bener tanpa beban. Seneng juga karena selain aku bisa dapet ilmu baru, aku juga bisa berbagi informasi dengan lebih banyak orang. Dengan blog juga aku ngerasa jadi lebih dekat dengan passionku.

Dulu dari jaman SD kalo nulis apapun pasti nulisnya di diary, bukan cuma curhatan tapi apa-apa diceritain disitu dan dipendem sendiri kalo punya ide apapun. Sekarang kayaknya sedikit demi sedikit beralih ke blog (tapi kalo soal curhatan pribadi kayaknya bakal tetep ada di diary sih nggak akan pindah ke blog, haha).

Dengan blog aku jadi lebih terdorong untuk mengabadikan moment apapun yang aku alami. Sekaligus lebih terdorong untuk membagikannya ke lebih banyak orang juga. Baik sebagai informasi ataupun pengalaman yang bisa diambil hikmahnya. Misalnya tentang saat aku ikutan event, traveling, ngomongin fashion, beauty, bahkan numpahin ide pikiranku sendiri.

Selain itu, dengan blog juga aku bisa ketemu lebih banyak teman-teman yang super keren dan ahli dibidangnya, terlebih ahli dalam dunia tulis menulis dan kreatifitas.

Disamping itu aku juga masih harus terus belajar tentang dunia per-blog-an ini. Karena aku semakin tahu bahwa masih banyak hal yang belum aku tahu tentang seluk beluk dunia blog. Mudah-mudahan 2018 ini jadi langkah awal yang baik buatku, dan mudah-mudahan dengan blog ini juga aku bisa terus lebih dekat lagi dengan passionku. Aamiin..

Minggu, 01 April 2018

Berkunjung ke BAPUSIPDA JABAR



Welcome April!!!
((and again)) nggak kerasa udah bulan April lagi..
Ini antara seneng dan sedih sih sebenernya, tapi ya udah lah nggak usah diceritain seneng sedihnya kenapa. Mending cerita yang lain aja ya..

Jadi akhir Maret kemarin dikarenakan ada tuntutan deadline aku berkunjung ke Bapusipda Jabar untuk pertama kalinya. Oke, coba perhatikan kata-kata yang digaris bawahi. Iyes, karena tuntutan deadlinelah yang mendorongku pergi ke perpustakaan. Dan untuk pertama kalinya pula aku dateng ke perpustakaan Bapusipda Jabar, wkwkwk parah ya. Setelah dulu diajakin temen-temen kesini aku nolak mulu, akhirnya minggu lalu aku dateng kesini sendirian. Ahaha..

Nggak akan aku ceritain juga apa itu tuntutan deadlineku, disini aku mau ceritain tentang kunjunganku ke perpustakaan ini aja ya.


BAPUSIPDA JABAR yang merupakan singkatan dari Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat ini berada di Jl. Kawaluyaan Indah III No.4 Jatisari Buahbatu Kota Bandung Jawa Barat 40286. Perpustakaan ini memiliki koleksi buku yang amat sangat lengkap.


Aku tiba disana kurang lebih pukul 10.00 pagi. Dari luar terlihat nggak begitu rame. Nah karena aku nggak mau maen nyelonong sotoy tapi nyatanya nggak tau apa-apa bahkan malah kesasar, aku putuskan buat nanya-nanya dulu ke bapak satpam yang ada di depan pintu. Nanya apa? Ya nanyain gimana masuknya ke perpustakaan lah, nanya apalagi coba? Wkwk.. dan untungnya jawaban bapak satpam bukan ‘buka pintu perpustakaan, masuk, nyampe deh’ ala tebak-tebakan gimana cara ngeluarin gajah dari kulkas. Tapi aku disuruh ngisi data diri dulu di depan pintu perpustakaan, karena aku bukan anggota Bapusipda Jabar, maka aku klik yang “Non Anggota” terus isi data diri, bentar kok nggak lama. Abis itu aku menuju loker, di bagian loker ada petugasnya juga. Oh iya, waktu aku di loker, aku liat ada anak-anak TK sama guru-gurunya kayak lagi berkunjung gitu.



Lanjut dari loker aku langsung menuju ke lantai 2. Kita bisa menggunakan lift atau eskalator untuk menuju ke lantai 2,3, atau 4. 


foto kurang jelas? liat yang bawah aja ya hehe



Di lantai 2 terdapat ruang perpustakaan dewasa 1 dan 2. Ruang baca dewasa 1 isinya lebih ke buku-buku psikologi, keislaman, komputer, dan sosial. Waktu masuk, jangan lupa lepas sepatu/sandal dan simpan di tempat yang udah disediain ya. Trus jangan lupa juga isi daftar hadirnya. Nyari bukunya? Gampang kok, kita bisa nyari lewat komputer atau secara manual a.k.a keliling dari rak ke rak. Di ruang ini tersedia kursi-kursi baca yang bisa digunakan secara berkelompok ataupun perorangan.






kalo pegel nyari-nyari buku, bisa duduk dulu nih

Selesai pencarian di ruang baca dewasa 1, aku langsung menuju ruang baca dewasa 2 yang terletak tepat di depan ruang baca dewasa 1, dan ternyata disini isinya buku sains semua. Hmm.. sejenak bernostalgia tentang dunia biologi yang pernah kupelajari dahulu kala. Ruang baca dewasa 2 ini ukurannya lebih kecil daripada ruang baca dewasa 1, dan lebih gelap juga sih menurutku.




Lanjut ke lantai 3 aku masuk ke ruang baca referensi (wuidiiih sok keren banget ya masuknya ke ruang baca referensi, wkwk). Disini terdapat banyak kamus, buku keislaman, dan buku referensi lainnya. nah, tepat di depan ruang baca referensi terdapat ruang baca remaja, ada banyak anak usia sekolahan lagi berkunjung. Aku nggak masuk ke ruang baca remaja ini sih, kenapa? Nyadar umurkah? Wkwk.. nggak juga sih.. cuman udah buru-buru pulang aja. Ah ya, aku juga nggak ke lantai 4 sih.

lagi sepiiii banget


Secara keseluruhan perpustakaan ini sangat nyaman, selain menyediakan buku yang sangat lengkap, tersedia wifi gratis juga, hehehe.. hari gini wifi gratis dooong.. petugasnya pun ramah-ramah. Dan untuk masuk ke Bapusipda Jabar ini nggak ada biaya pendaftaran alias gratis!! Terdapat banyak kursi di setiap lantai bahkan di luar gedung sekalipun buat kamu yang ngerjain tugas bahkan cuman nunggu abang ojek online sekalipun. Hehehe...


Pelatihan Literasi Digital untuk Disabilitas Tuli dan Filantropi Pesantren Digital di Rumah Quran Isyaroh

Selama ini, pernahkah terpikirkan oleh kita bagaimana para disabilitas tuli dapat mengaji Al-Quran? Jika bahasa isyarat untuk huruf alfabet ...